Gedung Juang 45 yang terletak di Jalan Sultan Hasanudin Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi. Foto: Istimewa.

SUARABEKASI.ID, Tambun Selatan: Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi melalui Dinas Budaya, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) pada 2020 lalu telah merenovasi Gedung Juang 45 Tambun.

Gedung bersejarah yang terletak di Jalan Sultan Hasanudin Kecamatan Tambun Selatan itu, diharapkan dapat memberikan solusi alternatif untuk mengatasi kekurangan akses pengetahuan dan informasi dalam mengenal lebih jauh mengenai sejarah Kabupaten Bekasi.

Kepala Dinas Budaya, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi, Rahmat Atong mengatakan teknologi dapat membuat masyarakat lebih mudah memahami, ditambah dengan banyaknya bukti sejarah yang dipamerkan di lokasi tersebut.

“Teknologi yang ada saat ini, bisa memberikan manfaat sebaik-baiknya untuk mengenalkan kebudayaan dan prestasi olah raga saat ini,” kata Rahmat Atong kepada wartawan, di Cikarang, Selasa (09/03/21).

Baca juga: Pemkab Bekasi Akan Jadikan Gedung Juang Pusat Kebudayaan

Ia menjelaskan, teknologi dalam mengenalkan sejarah melalui teknologi berbasis data dan visual itu dapat memudahkan dalam menyampaikan informasi.

Tak hanya itu, teknologi menjadi bagian penting dalam mengedukasi masyarakat saat berkunjung ke Gedung Juang.

“Konsep Museum Digital itulah yang kita terapkan. Di dalamnya berisi konten-konten dengan peralatan canggih atau digital teknogi terbaru dalam bentuk video, bahkan ada photo booth dan cinema teater,” bebernya.

Lebih jauh pria yang karib disapa Atong itu menjelaskan, di dalam Gedung Juang juga ada video dokumenter tentang perkembangan Bekasi dari masa sejarah hingga sekarang, dan masa yang akan datang. Hal itu, kata dia, sangat cocok untuk edukasi.

Atong menjelaskan, tingkat keberhasilan dalam memberikan dan menyerap informasi melalui perkembangan teknologi baru saat ini.

“Selebihnya, selain teknologi ada juga bukti sejarah, dengan benda peninggalan sejarah, mulai dari masa kerajaan Majapahit, masa penjajahan hingga masa kini,” katanya.

Baca juga: Sssttt! Kabupaten Bekasi Bakal Punya Tiga Ikon Terbesar se-Jabar

Terpisah, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Bekasi, Rija Sudrajat mengakui akan perkembangan teknologi digital saat ini. Terlebih, di Museum Gedung Juang yang saat ini tengah diperkenalkan pada masyarakat luas.

Secara edukasi, kata dia, pelengkapan teknologi di lokasi tersebut sangat mendukung sebagai media edukasi bagi para pelajar di Kabupaten Bekasi.

Terlebih, dengan adanya program baru dari Pemerintah Kabupaten Bekasi berkaitan dengan pengenalan budaya dengan memperioritaskan kedaerahan.

“Iya, ada program baru. Jadi jelas apa yang sekarang ditampilkan di museum sangat mendukung. Kita sudah diamanatkan untuk mengenalkan budaya asli Bekasi, terlebih dahulu sebelum ke luar, misalnya ke Tarumajaya, Tambun, dan Muara Gembong. Program ini langsung dari Dinas Pendidikan,” tukasnya. [RYN/kab]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here