Bupati Bekasi H. Eka Supria Atmaja fose bersama usai memberikan bantuan PAS secara gratis kepada 685 nelayan dari 1100 nelayan yang ada di Kabupaten Bekasi, Kamis (16/1/20200. Foto: Humaspro.

SUARA BEKASI ONLINE, Muaragembong: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi Jawa Barat (Jabar) berkomitmen mensejahterakan kehidupan para nelayan dengan memberikan bantuan PAS secara gratis kepada 685 nelayan dari 1100 nelayan yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Pemberian PAS kecil ini tujuannya adalah terkait dengan dokumen kepemilikan. Mudah-mudahan ini bisa berguna bagi nelayan kita dan dapat mensejahterakan nelayan,” kata Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, saat menyerahkan PAS kecil di Yayasan Al Isro Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, Kamis (16/1/2020).

Eka menjelaskan, PAS kecil merupakan surat kelengkapan kapal bagi nelayan kecil atau surat tanda kebangsaan kapal berat kurang dari Gross Tonnage (GT) 7.

Dengan PAS kecil, kata Eka, nelayan memiliki hak untuk dapat mengibarkan bendera Indonesia sebagai bendera kebangsaan kapal termasuk kapal penangkap ikan.

Eka juga merencanakan normalisasi beberapa muara yang dangkal. Hal itu sesuai dengan aspirasi perwakilan nelayan di Muaragembong.

Eka berharap dengan semangat “Bekasi Baru Bekasi Bersih”, nelayan di Kabupaten Bekasi dapat terus berdaya dan berinovasi untuk menuju pembangunan Kabupaten Bekasi yang lebih baik.

“Nanti saya berharap Dinas Perikanan terus berinovasi, dan pemberdayaan nelayan untuk mensejahterakan nelayan di Muaragembong. Nelayan di sini (Muaragembong, red) sumber penghidupan masyarakat di sini paling berdasarkan penghasilan dari laut. Jika lautnya tidak dijaga, kita akan kehilangan mata pencaharian,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bekasi, Agus Trihono, menjelaskan PAS kecil berguna bagi identifikasi perahu serta nelayan dapat membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

“Hari ini diserahkan PAS kecil, jumlahnya 685. Dari target 1100 di kita. PAS kecil ini berguna untuk identifikasi perahunya, jadi kalau kita punya motor kita punya STNK-nya. Kedua, nantinya nelayan bisa membeli BBM bersubsidi. Ketiga, adalah asuransi untuk nelayan. Itu diberikan secara gratis kepada nelayan,” ucap Agus.

Menurutnya, ini adalah penyerahan PAS kecil yang pertama dilakukan di Kabupaten Bekasi. Agus berharap, penyerahan PAS kecil bagi nelayan yang belum mendapatkan, agar di tahun ini (2020) dapat terpenuhi semua.

Sementara itu, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia, Surlin menuturkan saat ini setiap muara di Kabupaten Bekasi sudah mulai dangkal. Surlin meminta Bupati Bekasi dapat menormalisasi muara dan juga dapat memasang lampu mercusuar di titik yang diperlukan.

“Saya berharap, jangan cuma ini saja. Sekarang ada pendangkalan setiap muara sudah dangkal. Luas panjang pantai 74 KM dihuni nelayan 4000 kurang lebih. Setiap tahun ketambahan nelayan pendatang 300 hingga 400 orang. Artinya, dengan keseluruhan luas pantai, sudah tidak mencukupi jika terus kedatangan nelayan pendatang,” pungkasnya. [BAR]

Tinggalkan Balasan