Longsor Banjarnegara, Evakuasi Korban, Jenazah Korban, Bencana Alam, Suara Bekasi
JASAD BERPELUKAN: Tim SAR gabungan melakukan evakuasi jenazah ibu dan anak yang ditemukan dalam kondisi berpelukan, di area longsor Dusun Jemblung, Banjarnegara, Jateng, Jumat (19/12). FOTO: VIVA NEWS

SUARA BEKASI, Banjarnegara: Hingga akhir hayatnya, seorang ibu dan anak korban longsor Banjarnegara masih bersama-sama. Kedua jenazah ini ditemukan tim gabungan saat mencari korban yang tertimbun tanah.

Para petugas takjub dengan korban yang setia pada anaknya hingga ajal mencabut nyawa keduanya. Pada hari ketujuh evakuasi, keduanya ditemukan setelah proses yang cukup panjang.

Pencarian korban yang belum ditemukan ini masih terus dilakukan. Bukan hanya jenazah ibu yang berpelukan dengan anaknya, banyak kisah misteri saat bencana longsor yang terjadi di Banjarnegara itu.

Seperti rumah salah satu warga yang utuh ketika undukan tanah itu longsor ke halaman warga setempat.

Selain itu juga, munculnya ribuan lele di aliran sungai yang membelah Dusun Jemblung. Pengakuan saksi mata, siang menjelang sore pada Jumat petaka itu, ada warga yang berhasil menjaring ikan lele dalam jumlah banyak di aliran sungai yang mengairi sawah warga.

Warga memperkirakan, kemunculan lele tersebut besar kemungkinan larian dari dalam tanah. Sebab, nun jauh di atas Dusun Jemblung, yakni di atas bukit yang kini menjadi sorotan Tim Kaji Gerak Cepat Gerakan Tanah, ada kolam berdiamater 30 meter dengan kedalaman 1 meter. Kolam ini ternyata sudah lama ada. Warga menamakannya dengan Telaga Lele. [MAN/VIV]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here