Gema Sehat
BERI SAPU: Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin, secara simbolis berikan sebuah sapu lidi kepada salah seorang peserta Gema Sehat sebagai tanda pelaksanaan gerakan lingkungan yang bersih dan sehat. FOTO: INDRA GUNAWAN/SUARA BEKASI

SUARA BEKASI, Tambelang: Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin, lakukan gerakan masyarakat bersih dan sehat (Gema Sehat) yang diikuti oleh siswa-siswi mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA Negeri yang ada di Kecamatan Tambelang, Kamis (14/5/2015).

Ia mengatakan, kegiatan Gema Sehat dilakukan agar masyarakat khususnya di Kabupaten Bekasi lebih sehat.

Dalam kesempatan tersebut, ia pun menegaskan bahwa untuk rumah tidak layak huni (rutilahu), Pemerintah Daerah (Pemda) sudah menganggarkan di tahun 2015 sebesar Rp 15 juta per unit.

Alhamdulillah untuk rumah tidak layak huni yang ada di Kabupaten Bekasi yang awalnya hanya Rp 6juta sampai Rp 10juta, tahun ini meningkat menjadi Rp 15juta,” ujarnya kepada wartawan.

Menurutnya, kegiatan Gema Sehat juga diharapkan bukan hanya dilakukan di lingkungan sekitar, tetapi juga di lingkungan sekolah masing-masing.

“Diharapkan kegiatan ini dilakukan di masing-masing sekolah dan bukan hanya di lingkungan sekitar,” harapnya.

Selain itu, lanjut Bupati, kotornya toilet sekolah membuat orang malas masuk toilet untuk membuang hajat (buang air, red).

Ia pun mengaku sering menahan buang air kecil waktu sekolah dasar dan terpaksa buang air kecil selalu di rumah.

“Waktu sekolah di tingkat dasar, saya selalu buang air kecil di rumah lantaran toilet di sekolah sangat kotor,” ungkapnya.

Pantauan wartawan di lapangan, sebelum kegiatan Gema Sehat dan bersih-bersih di lingkungan Kecamatan Tambelang, Bupati Bekasi bersama ratusan pelajar melakukan senam bersama di Stadion Mini Tambelang.

Dalam kegiatan tersebut pun, peserta mendapatkan door prize dari Bupati Bekasi. [GUN]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here