Franky - Sahat
Ketua DPRD Kabupaten Nusa Tenggara Timur Utara, Franky (kiri), bersama Kepala BPBD Kabupaten Bekasi, Sahat MBJ Nahor. FOTO: DIKA/SUARA BEKASI

SUARA BEKASI, Cikarang Pusat: Belasan anggota DPRD Kabupaten Nusa Tenggara Timur Utara (NTTU) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), lakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Bekasi, Rabu (04/3/2015). Kunker tersebut membahas masalah kebencanaan dan pengurangan resiko bencana.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebupaten Bekasi, Sahat MBJ Nahor, mengatakan bahwa suatu kehormatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mendapat kunjungan kerja dari Kabupaten NTTU.

Dipilihnya Kabupaten Bekasi lantaran dari sisi tesktur tanah dan bencana hampir memiliki kemiripan dengan Kabupaten NTTU.

“Hampir ada kemiripan karakteristik bencana di Kabupaten Bekasi maupun NTTU di antaranya banjir dan longsor,” ujar Sahat kepada Suara Bekasi, di sela-sela mendampingi Kunker, Rabu (4/3/2015).

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Nusa Tenggara Timur Utara, Franky, menjelaskan bahwa penanganan bencana di NTTU masih perlu banyak belajar dari Kabupaten Bekasi.

Menurut Franky, daerah NTTU merupakan pegunungan bahkan rawan longsor dan banjir. Hasil diskusi dalam penanganan banjir dengan BPBD Kabupaten Bekasi banyak hal yang harus diperhatikan dan masukan agar bisa menanggulangi bencana.

“Kabupaten Bekasi bagi kami merupakan jauh lebih baik dalam menangani kebencanaan banjir dan longsor,” ucapnya.

Masih menurut Franky, setelah berkunjung ke Kabupaten Bekasi, pihaknya berharap dalam menyusun program penanggulangan bencana di Kabupaten NTTU akan lebih baik lagi.

Dia menjelaskan, website Pemerintah Kabupaten Bekasi dianggap sudah terbukti dengan meraih penghargaan dari pusat dan Tim Reaksi Cepat yang bisa menangani lebih dahulu apabila terjadi bencana.

“Website yang sedang kami kembangkan dan Tim Reaksi Cepat (TRC),” tuturnya.

Franky menilai, dukungan Bupati Bekasi yang begitu besar terhadap apa yang dilakukan BPBD setempat membuat program di sini berjalan, serta sumber daya manusia (SDM) yang sudah siap dan terlatih.

Bahkan, Franky menambahkan, koordinasi kerja sama Pemerintah Kabupaten Bekasi dengan jajaran TNI dan Polri yang sudah tergalang merupakan percontohan bagi DPRD NTTU.

“Sepulang dari Bekasi sebagian besar akan kami terapkan di wilayah kami,” pungkasnya. [DIK]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here