Beranda Berita Utama Musrenbang 2021, Camat Pebayuran Genjot Sektor Pariwisata

Musrenbang 2021, Camat Pebayuran Genjot Sektor Pariwisata

0
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, H. Uju saat menyampaikan sambutan dalam Musrenbang Tingkat Kecamatan Pebayuran, di Islamic Boarding School, Al-Binaa, Rabu (29/1/2020). Foto: Samsul Arifin/suarabekasi.id.

SUARA BEKASI ONLINE, Pebayuran: Camat Pebayuran, Cecep Supriadi mengatakan akan menggenjot sektor pariwisata dalam pembangunan di wilayah tersebut pada 2021 mendatang. Hal itu dikatakannya dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Pebayuran yang digelar di Islamic Boarding School, Al-Binaa, Rabu (29/1/2020).

“Sesuai dengan program prioritas Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja dalam membangun Kabupaten Bekasi, untuk wilayah Kecamatan Pebayuran akan memprioritaskan sektor wisata,” kata Cecep Supriadi.

Selain sektor wisata, kata Cecep, sektor infrastruktur, pendidikan, dan normalisasi saluran air juga tidak luput dari perhatian pihaknya.

“Hal itu terlihat setelah monitoring yang dilakukan di Kecamatan Pebayuran,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Uju yang mewakili Bupati Bekasi dalam kesempatan tersebut mengajakl semua elemen masyarakat untuk mendukung Bekasi Baru Bekasi Bersih.

“Mendukung dari tagline Bekasi Baru Bekasi Bersih. Kami mencoba mengidentifikasikan, dibutuhkan inovasi untuk melaksanakan fungsi pemerintahan. Hal ini didukung dengan sumber daya yang ada, yang kompetitif dan profesional,” jelasnya.

Menurut Uju, sejalan dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Kabupaten Bekasi, dan sesuai Rancana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk mewujudkan Kabupaten Bekasi ke arah yang lebih baik, Uju juga meminta agar setiap unsur yang terlibat memiliki komitmen tinggi dalam membangun Kabupaten Bekasi.

“Tema pembangunan 2021, sejalan dengan RPJMD tahun ke-4, bagaimana kita ingin mewujudkan visi bersinar, berdaya saing, indah dan ramah lingkungan di tahun 2022. Itu merupakan komitmen kita,” terang Uju.

Ia menambahkan, setiap perencanaan yang dilakukan harus disesuaikan orientasinya dengan kebutuhan, bukan hanya keinginan. Pasalnya, kemampuan keuangan (viskal) terbatas, maka harus dipilih sesuai dengan skala prioritas.

“Orientasinya pada kebutuhan, bukan keinginan. Untuk Lurah, diharap memonitor langsung proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di wilayahnya. Pemenuhan meubelair sekolah, jangan sampai adalagi sekolah yang rusak,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, Uryan Riana menyampaikan harapannya agar masyarakat dapat berperan aktif, terlibat merencanakan untuk membangun wilayahnya masing-masing.

“Masyarakat diharapkan ikut berperan, untuk terlibat apa yang telah direncanakan dan diusulkan, dan juga, jangan ada tumpang tindih (overlapping) anggaran. Maka harus betul-betul melihat di lapangan. Dilihat dari dana desa atau Alokasi Dana Desa (ADD),” tandasny. [SAM]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini