Bupati Bekasi H
Eka Supria Atmaja tengah memberikan sambutan dalam kegiatan pencanangan Pendidikan Berkarakter yang berlangsung di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Komplek Perkantoran Pemda Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu (23/10/2019). Foto: Humaspro.

SUARA BEKASI ONLINE, Cikarang Pusat: Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan (Disdik) setempat melakukan pencanangan pendidikan karakter yang berlangsung di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Komplek Pemda Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu (23/10/2019).

Acara yang dibuka langsung oleh Bupati Bekasi itu diharapkan dapat membentuk pendidikan yang unggul untuk menuju Bekasi Baru Bekasi Bersih.

Alhamdulillah tadi telah kita saksikan penampilan dari anak kita yang luar biasa. Tentunya saja ini semuanya berkat guru-guru yang luar biasa. Saya juga mengapresiasi kepada guru atau pendidik yang ada di Kabupaten Bekasi atas dedikasinya, semangatnya ntuk memajukan pendidikan di Kabupaten Bekasi,” ujar Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja.

Ia menjelaskan, untuk melengkapi upaya membentuk pendidikan karakter di Kabupaten Bekasi, pihaknya membuat Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 45 Tahun 2019 tentang Pedoman Pelaksanaan Pendidikan Karakter di Kabupaten Bekasi.

“Berbagai upaya telah dilakukan dalam rangka membentuk karakter anak didik sesuai dengan yang diharapkan. Semuanya harus kita perbaiki. Urusan pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ketenagakerjaan, serta ekonomi kreatif. Hari ini Disdik melakukan inovasi. Saya sudah mengeluarkan Perbub Nomor 45 Tahun 2019, mengenai Pendidikan Karakter di Kabupaten Bekasi,” paparnya.

Menurutnya, ada beberapa hal yang menjadi perhatian dalam pendidikan karakter. Pada setiap harinya proses belajar mengajar dilaksanakan mengikuti hari tematik yang sudah diprogramkan.

“Dengan hal ini diharapkan dapat mengembangkan karakter untuk anak-anak kita. Bapak dan Ibu sekalian, kebijakan lain adalah membawa makan dan minuman dari rumah, ini sudah kita terapkan. Dengan itu, kita juga dapat mengurangi sampah yang selama ini jadi masalah,” jelasnya.

Dalam acara tersebut, Bupati Bekasi sekaligus memberikan Surat Keputusan (SK) secara simbolis kepada 23 tenaga pendidik dan Kependudukan Non ASN.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Carwinda, menyampaikan bahwa pendidikan harus sejalan dengan seluruh elemen guru dan orangtua di rumah. Nantinya, akan ada penilaian yang dilakukan sesuai dengan nilai pembangunan karakter itu sendiri.

“Pendidikan karakter ini harus sejalan dengan guru, itu kan harus digugu dan ditiru, artinya tidak hanya anak harus mengikuti perintah yang diberikan. Orangtua juga harus mendukung ini. Kita memberikan life skill,” pungkasnya. [RED]

Tinggalkan Balasan