Rontok
RONTOK: Tribun bagian timur Stadion Wibawa Mukti rontok diterpa hujan dan angin yang terjadi pada Sabtu (4/4/2015). Hingga saat ini belum ada perbaikan dari dinas terkait pada Pemkab Bekasi. FOTO: DIKA/SUARA BEKASI

SUARA BEKASI, Cikarang Timur: Kerusakan yang terjadi pada atap tribun bagian timur Stadion Wibawa Mukti pada Sabtu (4/4/2015) lalu, menuai pertanyaan banyak pihak akan anggaran yang telah digelontorkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi.

Anggaran yang telah dikeluarkan sekira Rp 1 triliun itu ternyata belum menjamin pembangunan yang memiliki mutu dan kualitas yang bagus.

Hingga saat ini, belum ada satu pegawai pun dari dinas terkati di lingkungan Pemkab Bekasi yang berupaya memperbaiki kerusakan tersebut.

Sekretaris Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Bekasi, Ozan Kardi Sudrajat, mengaku agak heran pembangunan stadion yang beranggaran hampir Rp 1 triliun tersebut berkonstruksi rapuh. Kata dia, hal itu terlihat dari terpaan angin yang telah merusak atap tribun timur pada saat ini.

“Kita bisa lihat Stadion Singaperbangsa dan Stadion Jalak Harupat yang berada pada dataran tinggi dan diterpa angin yang lebih kencang, namun tidak masalah,” ujarnya kepada wartawan, Senin (6/4/2015).

Pihaknya, kata dia, berharap agar Pemkab Bekasi segera memperbaiki kerusakan stadion kebanggaan warga Kabupaten Bekasi tersebut.

Pasalnya, jumlah biaya yang telah dikeluarkan tidak main-main, dan itu pun bisa mengecewakan warga Bekasi bila Pemkab diam Saja.

“Agar cepat diperbaiki, dan untuk pelaksana konstruksi ditegur, kenapa bisa rusak semudah itu. Harus dievaluasi dengan benar karena warga Bekasi kecewa atas rapuhnya atap tribun tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan, saat ini Stadion Wibawa Mukti dalam kondisi lengang. Tidak ada para pekerja proyek, hanya satpam yang berjaga.

“Stadion tersebut berada pada tahap ke-5 pembangunan, namun terhenti lantaran anggaran,” tandasnya. [DIK]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here