VIlla Mutiara Cikarang
PERTANYAKAN TURAP: Puluhan warga Perumahan Villa Mutiara Wanasari Cibitung pertanyakan kegiatan normalisasi dan turap Kali Sadang yang tak kunjung dikerjakan kepada Komisi C DPRD Kabupaten Bekasi, Selasa (23/12). FOTO: K.SUPARDI/SUARA BEKASI

SUARA BEKASI, Cikarang Pusat: Puluhan warga Perumahan Villa Mutiara Kelurahan Wanasari Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi, pertanyakan kegiatan normalisasi dan turap Kali Sadang yang tak kunjung dikerjakan.

Padahal, kegiatan tersebut menurut warga setempat sudah dianggarkan pada APBD 2013 dan 2014 untuk kegiatan normalissi dan turap sepanjang 2 KM dengan anggaran sekira Rp 2,5 Milyar.

Puluhan warga tersebut akhirnya mempertanyakan persoalan itu ke Komisi C DPRD Kabupaten Bekasi, Selasa (23/12/2014).

Dikatakan Ketua RW 034, Supar, pihaknya sudah mengajukan kegiatan normalisasi dan turap untuk Kali Sadang dari tahun 2013 lalu.

Pasalnya, menurut Supar, Kali Sadang rawan terhadap banjir tatkala musim hujan tiba. Onggokan sampah pun kerap menumpuk di kali tersebut, sehingga rentan terjadinya penyakit.

Masih menurut Supar, pihaknya memperoleh kabar bahwa anggaran untuk kegiatan tersebut sudah dianggarkan pada 2013 dan 2014. Akan tetapi, kata dia, hingga menjelang akhir tahun 2014 ini belum terealisasi juga.

“Sampai saat ini belum ada realisasinya. Makanya kami mempertanyakan hal tersebut ke Dewan,” tutur Supar dalam audensi dengan Komisi C.

Anggota Komisi C, Taih Minarno, menyambut baik kedatangan warga Villa Mutiara Cibitung yang mempertanyakan kapan kegiatan normalisasi dan turap Kali Sadang tersebut dikerjakan.

Taih menjelaskan, Komisi C untuk sementara menampung informasi dan memperjuangkan aspirasi warga tersebut.

“Kita akan tampung dan perjuangkan. Kita juga akan memanggil dinas terkait untuk mempertanyakan kegiatan tersebut,” kata Taih.

Masih menurutnya, jika pada 2013 dan 2014 aspirasi warga tersebut belum terealisasi, pihaknya akan memperjuangkan agar usulan kegiatan normalisasi dan turap pada 2015 mendatang dapat terwujud.

“Pastinya, seandainya akan dianggarkan, paling dalam anggaran perubahan akhir tahun 2015. Karena kalau di APBD murni sudah disahkan bahkan saat ini sudah naik dan sedang dikaji di provinsi,” beber politisi Partai Demokrat itu. [KAR]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here