Beranda Berita Utama Warga Tarumajaya Tolak Pembangunan PLTU Batubara

Warga Tarumajaya Tolak Pembangunan PLTU Batubara

0
Marunda Center
Puluhan warga Desa Pantai Makmur berdiskusi membahas isu rencana pembangunan PLTU berbahan bakar batubara yang terletak di Marunda Center. Foto: K. Supardi/Suara Bekasi Online.

SUARA BEKASI ONLINE, Tarumajaya: Warga Desa Pantai Makmur Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi Jawa Barat (Jabar), menolak rencana proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbahan bakar batubara di area Kawasan Industri dan Pergudangan Marunda Center.

Warga khawatir proyek pembangkit listrik berbahan bakar batubara tersebut akan berdampak buruk bagi lingkungan sekitar, seperti akibat polusi batubara yang menyebabkan kanker paru, stroke, penyakit pernafasan dan persoalan lain terkait pencemaran udara.

“Ya warga keberatan karena tidak ada sosialisasi dari pihak perusahaan atau pun desa,” ujar Udin kepada Suara Bekasi Online, usai berdiskusi bersama puluhan warga setempat menyikapi isu proyek tersebut, Selasa (19/04/2016).

Dia menuturkan, saat ini pihak perusahaan sudah melakukan kegiatan penebangan pohon mangrove. Padahal, kata dia, keberadaan pohon mangrove tersebut tidak tumbuh dengan sendirinya, tetapi ditanam oleh masyarakat.

Fungsi pohon mangrove selain untuk mencegah terjadinya abrasi, menurutnya juga sebagai penahan terhadap kencangnya angin laut.

“Warga maunya mangrove jangan ditebang dulu, karena lahannya masih lama dipakainya,” kata Udin.

Ia menjelaskan, proyek pembangunan pembangkit listrik berbahan bakar batubara tersebut diperkirakan akan memakan lahan seluas 20 hektar di sebelah barat PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) Unit Pembangkitan Muara Tawar.

Sepengetahuan dirinya, lahan tersebut saat ini sudah dimiliki PT. Tegar Primajaya selaku pengelola Kawasan Industri dan Pergudangan Marunda Center.

“Lahan itu punya Marunda Center peralihan dari Modernland,” katanya. [MAN]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini