SUARA BEKASI ONLINE, Cikarang Pusat: DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi telah membuka pendaftaran bakal calon Wakil Bupati Bekasi untuk sisa masa jabatan tahun 2017-2022. Dalam pendaftaran tersebut, terdapat 18 nama yang bakal bertarung untuk mendampingi Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja.

Dalam Pemilu lalu, pasangan Neneng Hasanah Yasin-Eka Supria Atmaja didukung oleh koalisi Partai Golkar, Partai Nasdem, Partai Hanura, dan PAN. Sehingga, untuk mengusulkan calon Wakil Bupati, dibutuhkan dua nama yang direkomendasikan DPP partai koalisi, untuk diajukan ke DPRD Kabupaten Bekasi dan dipilih salah satunya menjadi Wakil Bupati Bekasi.

Secara aturan, 18 orang yang mendaftar bakal calon Wakil Bupati, dibawa oleh partai koalisi DPD Kabupaten Bekasi ke DPP nya masing-masing. Namun, yang terjadi hanya satu nama saja yang dibawa ke DPP. Hal ini membuat kecewa para calon yang mendaftar.

Wakil Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, Muhtada Sobirin menyebutkan, pengajuan satu nama yang diusulkan DPD Kabupaten Bekasi ke DPP partai merupakan tindakan mall administratif.

“Saya baru dengar informasi sore ini, katanya dari 18 nama hanya diajukan dua nama. Harusnya kan semua calon yang mendaftar namanya diajukan juga ke DPP. Tapi faktanya hanya dua nama saja. Dari Golkar atas nama Tuti Yasin, sedangkan Akhmad Marjuki diusulkan PAN, Nasdem,  dan Hanura DPD Kabupaten Bekasi,” beber Muhtada Sobirin kepada suarabekasi.id, di Cikarang Pusat, Senin (15/7/2019).

“Saya juga sebagai orang yang mendaftar sangat kecewa, karena percuma saya ikut daftar di Kabupaten Bekasi tapi nama saya juga gak diserahkan ke DPP untuk dipertimbangkan, jadi terkesan DPP hanya manut saja dengan kabupaten, tinggal tandatangan rekomendasi doang,” tambahnya.

Padahal, kata dia, hingga saat ini pihak yang ikut mendaftar tidak pernah mendapat surat dari DPD Golkar Kabupaten Bekasi, seandainya ada seleksi.

“Kalau misalnya ada seleksi harusnya kita dikasih tau dong, atau dokumen kita kurang lengkap. Faktanya proses seleksi baik tertulis atau wawancara sampai saat ini belum ada, tiba-tiba nama kita gak dibawa ke pusat, percuma kita mendaftar,” kata dia menekankan.

Bila tidak ada halangan, kata dia, surat rekomendasi dari DPP akan kembali ke Kabupaten Bekasi, esok. Untuk kemudian Bupati Bekasi menyerahkan dua nama tersebut ke DPRD Kabupaten Bekasi untuk diparipurnakan sebelum batas akhir paripurna tanggal 23 Juli 2019 mendatang.

Perlu diketahui, terdapat 18 nama yang mendaftar menjadi bakal calon Wakil Bupati Bekasi yakni Muhtada Sobirin, Siti Qomariyah, Mohammad Amin Fauzi, Iip Sarip Bustomi, Ade Budi Hartono, Juhandi, Obing Fachrudin, Dadang Mulyadi, Dadan Setiawan dan Muhajirin.

Kemudian Ayu Dwi Bestary, Moch Dahim Arisi, Akhmad Marjuki, Komarudin Ambarawa, Rahmat Sori Alam, Siti Aisyah Tuti Handayani, Anwar Musyaddad dan Tuti Nurcholifah Yasin yang berstatus sebagai adik kandung Neneng Hasanah Yasin. [SEP] 

Tinggalkan Balasan