Kadin
Pelantikan dan Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bekasi Periode 2016-2021, di Hotel Horison Jababeka, Cikarang Utara, Selasa (1/11/2016). Foto: Sepri Parulian/Suara Bekasi Online.

SUARA BEKASI ONLINE, Cikarang Utara: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bekasi menggelar Pelantikan dan Rapat Kerja Kabupaten Kamar Dagang dan Industri Kabupaten Bekasi Periode 2016-2021, di Hotel Horison Jababeka, Cikarang Utara, Selasa (1/11/2016).

Ketua Kadin Kabupaten Bekasi, H. Obing Fachrudin, mengatakan usai dilantiknya para pengurus, pihaknya akan ikut ambil bagian dalam pembangunan di Kabupaten Bekasi dengan terlebih dahulu mensinergikan program yang berkesinambungan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi.

“Tadi kita sudah melakukan pelantikan pengurus Kadin Kabupaten Bekasi, sekaligus rapat pimpinan Kadin Kabupaten Bekasi, yang tujuannya untuk merumuskan program-program Kadin lima tahun ke depan, untuk mensinergikan antara Kadin Kabupaten Bekasi dan Pemerintah Daerah dalam pembangunan di Kabupaten Bekasi,” ungkap H. Obing saat berbincang dengan Suara Bekasi Online, di Cikarang, Selasa (1/11/2016).

Salah satunya, kata dia, yakni merealisasikan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bekasi tentang Ketenagakerjaan yang di dalamnya memperioritaskan warga asli Kabupaten Bekasi untuk bekerja di perusahaan yang tergabung dalam Kadin Kabupaten Bekasi.

“Perda yang baru, isinya keberpihakan sekian puluh persen penduduk asli Bekasi, harus bisa terakomodir di kawasan industri yang ada di Kabupaten Bekasi. Nanti kami akan mensosialisasikan kepada semua anggota Kadin yang ada di kawasan industri di Kabupaten Bekasi, agar penduduk asli Bekasi bisa diposisikan sebagai karyawan tetap di kawasan sekitar Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut, H. Obing mengajak kepada seluruh pengusaha dan perusahaan yang ada di Kabupaten Bekasi untuk bergabung menjadi anggota Kadin.

“Saya mengajak pengusaha dan perusahaan untuk bergabung.┬áKita berharap regulasi yang ada dipatuhi, seperti tertuang pada Peraturan Gubernur Nomor 108 yang menitikberatkan kepada semua perusahaan harus menjadi anggota Kadin, agar Kadin bisa memasukkan ke data base dalam pembinaan pengusaha yang ada di Jawa Barat,” bebernya.

“Dan untuk di Bekasi, kita harapkan turunannya harus ada Perbup, agar kita dalam bersinergi itu ada payung hukumnya,” tambah dia.

Lantaran belum dibuatnya Perbup tersebut, Kadin berharap kepada Pemerintah maupun calon Kepala Daerah yang terpilih mendatang agar membuatkan Perbup yang isinya mengatur regulasi dalam konteks Kamar Dagang dan Perindustrian.

“Semua itu sudah tertuang pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987, Pergub tadi kan turunannya, nah sekarang tinggal Perbup-nya yang belum. Jadi saya berharap agar Pemerintah atau Bupati terpilih nanti, agar bisa bersinergi dan bisa melaksanakan regulasi yang ada,” tutupnya. [SEP]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here