Beranda Berita Utama Udang Laut Muaragembong Nyaris Hilang, Ini Penyebabnya

Udang Laut Muaragembong Nyaris Hilang, Ini Penyebabnya

0
Para Nelayan tengah mencari ikan di perairan laut Muaragembong Kabupaten Bekasi dengan menggunakan perahu sederhana miliknya. Foto: Rio/suarabekasi.id.

SUARA BEKASI ONLINE, Muaragembong: Mata pencarian nelayan di wilayah Kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi Jawa Barat (Jabar) menurun drastis dalam sebulan terakhir. Hal itu diduga disebabkan oleh limbah minyak di lautan dan hampir menyisir semua muara di lokasi tersebut.

Dampak limbah yang diduga dari Pertamina itu, yakni hilangnya udang di perairan tempat yang biasa nelayan sambangi, dan terparah limbah pun sempat masuk ke tambak-tambak milik nelayan. Alhasil, bibit bandeng dan lain-lainnya pun mati.

Said Duloh, seorang nelayan dan peternak ikan bandeng asal wilayah setempat, menuturkan hilangnya udang di perairan Muaragembong yang menyebabkan pendapatan sehari-harinya nyaris hilang. Bahkan, lanjut dia, ternak ikan bandeng miliknya pun tak menyisa.

“Padahal jarak pengeboran minyak milik Pertamina ada di tengah laut dan sangat jauh ke tambak. 100 kilometer jaraknya. Kalau Muara sih masuk akal tercemar,” kata Duloh kepada suarabekasi.id, Selasa (26/11/2019).

Menurutnya, pendapatan yang biasanya hampir 5 sampai 7 kilogram udang perhari, saat ini hanya mendapat kurang lebih 8 ons saja.

“Saya Nelayan juga Peternak Ikan Bandeng Bang, kalau nunggu ikan bandeng besar sehari-hari makan di topang sama nyari udang di laut. Kalau lautnya kaya gini, gimana kita mau makan,” tutur dia.

Banyak nelayan, lanjut Duloh, menginginkan pihak Pertamina agar berhati-hati dalam melakukan pengeboran minyak di tengah laut.

Pasalnya, dari bocornya limbah tersebut sangat bisa merugikan ratusan bahkan ribuan nelayan.

Duloh berharap, Pemerintah Daerah dapat mendengar keluhan para Nelayan dan Peternak Ikan Bandeng di Muaragembong, agar mata pencarian warga pesisir tidak berhenti.

“Pemerintah belum dengar bang,” pungkasnya. [RIO]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini