Beranda Berita Utama Toni Dartoni: Produksi Ikan Bandeng Capai 11 Ribu Ton Per Tahun

Toni Dartoni: Produksi Ikan Bandeng Capai 11 Ribu Ton Per Tahun

0
Kepala Bidang Perikanan dan Budidaya pada Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bekasi, Toni Dartoni. Foto: Istimewa.

SUARABEKASI.ID, Cikarang Pusat: Kepala Bidang (Kabid) Perikanan dan Budidaya pada Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bekasi, Toni Dartoni mengatakan Ikan Bandeng menjadi salah satu andalan hasil perikanan untuk konsumsi.

Pasalnya, pada 2021 saja produksi Ikan Bandeng di Kabupaten Bekasi mencapai 11.607 ton per tahunnya.

Menurut Toni, jumlah produksi Ikan Bandeng tersebut dapat mencukupi kebutuhan wilayah Kabupaten Bekasi. Bahkan, dapat memenuhi kebutuhan beberapa wilayah seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Kota Bekasi.

“Produksi Ikan Bandeng di hampir semua kabupaten pesisir utara, jadi untuk Jabodetabek insya Allah terpenuhi,” ujar Toni Dartoni, di Cikarang, Jumat (20/05/2022).

Ia menjelaskan, untuk bantuan pemerintah daerah kepada para peternak Ikan Bandeng mencapai Rp 200 Juta berupa benih dan pakannya.

Baca juga: Udang Laut Muaragembong Nyaris Hilang, Ini Penyebabnya

Saat ini, baru ada empat kelompok binaan yang mendapatkan bantuan dengan total keseluruhan 20 kelompok peternak Ikan Bandeng.

“Baru 4 kelompok binaan dinas yang bisa dibantu dari 20 kelompok binaan. Total kelompok 87 kelompok untuk petani tambak, bantuan kurang lebih senilai Rp 200 Juta untuk benih dan pakan,” katanya.

Dikatakannya, kebutuhan bandeng meningkat menjelang hari raya besar seperti Idul fitri. Pada momentum lebaran, biasanya konsumsi masyarakat lokal Kabupaten Bekasi akan Ikan Bandeng meningkat.

Ikan Bandeng Kabupaten Bekasi juga dikenal masyarakat luar tak memiliki bau dibanding dari hasil ternak bandeng wilayah lainnya. Bahkan, Ikan Bandeng Kabupaten Bekasi juga menjadi buruan masyarakat pada saat perayaan Imlek.

“Jenis ikan bandeng dari Kabupaten Bekasi itu banyak keunggulannya dibanding wilayah lain, makanya bandeng Kabupaten Bekasi lebih banyak diburu atau dibeli untuk konsumsi, baik di perayaan hari besar atau hari biasa,” tandasnya. [WIS/KAB]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini