Camat Cikarang Pusat, Endin bersama LSM Kompi Ergat Bustomi melapor ke ketua DPRD Kabupaten Bekasi terkait jalan rusak. Ist/Suara Bekasi Online
Camat Cikarang Pusat, Endin bersama LSM Kompi Ergat Bustomi melapor ke ketua DPRD Kabupaten Bekasi terkait jalan rusak. Ist/Suara Bekasi Online

SUARA BEKASI ONLINE, Cikarang Pusat: Tiga titik jalan di Kecamatan Cikarang Pusat rusak, dampaknya warga protes karena rusaknya jalan tersebut didiuga karena moblitas kendaraan besar yang melintas. Atas hal tersebut Camat Cikarang Pusat, Endin Samsudin melaporkan ke Ketua DPRD Kabupaten Bekasi.

“Kita sudah melakukan langkah proaktif dengan masyarakat, masalah perbaikan jalan sebenarnya sudah kita laporkan kepada Wakil Bupati, dan hari ini kita temui Ketua DPRD untuk membahas itu,” kata Endin, saat dihubungi (7/11/2017).

Endin mengaku, sebenarnya sudah melakukan langkah musyawarah dan melakukan kesepakatan, jadi menurut dia hal ini hanya untuk pengawasnya saja atas kesepakatan yang sudah dilakukan sebelumnya.

“jalan yang rusak ada tiga titik di Cikarang Pusat, sebenarnya faktornya banyak, salah satu faktor alam dan karena mobilitas kendaraan yang tonasi melebihi kapasitas, maka nya kita lakukan musyawarah untuk mencari siapa yang harus bertanggng jawab,” kata dia.

“Upaya kita yaitu swadaya, karena kalau pakai anggran APBD kan sudah gk mungkin, tapi kita tetap koordiansi ke PUPR, kita minta kaitan pemeliharaannya nanti ada juga dari PUPR,” imbuh dia.

Sementara itu Ketua LSM Kompi Ergat Bustomy mengatakan, rusaknya infrastruktur jalan di Kecamatan Cikarang Pusat karena oknum pengusaha, sehingga membuat warga resah sehingga Camat turun tangan melaporkan hal tersebut ke pada Ketua DPRD Kabupaten Bekasi.

“Kita hanya mendampingi camat untuk melaporkan ke pada Ketua Dewan agar segera menindaklanjuti laporan tersebut,” kata Ergat.

Memang selama ini, lanjut Ergat belum ada teguran keras dari Pemda sendiri akan banyak temuan jalan rusak yang diakibatkan mobilitas kendaraan besar beberapa perusahaan yang melintas.

“Ini kan seharusnya ada tindakan tegas dari Pemda Bekasi, karena selama ini mereka (oknum pengusaha) seakan tidak menghiraukan apa yang sudah mereka perbuat salah satu jalan rusak karena mobilitas kendaraan besar mereka,” tegasnya. [SEP]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here