Geng Motor Brigez
Sebagian barang bukti (barbuk) pelaku pencurian dengan kekerasan yang terjadi pada 3 Maret 2016 lalu, yang dilakukan Geng Motor Brigez. Foto: Sepri Parulian/Suara Bekasi Online.

SUARA BEKASI ONLINE, Cikarang Selatan: Polsek Cikarang Selatan berhasil menangkap pelaku pencurian dengan kekerasan yang terjadi pada 3 Maret 2016 lalu.

Kasubbag Humas Polresta Bekasi, AKP Endang Longla, mengatakan pelaku yang berjumlah dua orang, melintas di Perumahan Villa Mutiara 2 Blok G Desa Suka Sejati Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi Jawa Barat (Jabar).

“Saat melintas di TKP, kedua pelaku yang merupakan anggota Geng Motor Brigez, yakni Roni berboncengan dengan pelaku Andri melihat korban Bayu Andarmoko sedang nongkrong bersama teman-temannya, kemudian pelaku berhenti sambil nanya Loo (kalian, red) anak geng Motor yaa,” papar Endang, kemarin.

Saat diteriaki kedua pelaku, lanjut Endang, kedua pelaku langsung merampas handphone milik korban.

“Dia diteriakin sambil merampas HP dan pura-pura dilihat foto-fotonya, setelah itu pelaku Roni membawa sepeda motor Honda Beat dengan nomor Polisi B 4059 FBG milik korban ke belakang perumahan dengan membonceng korban,” ujarnya.

Setelah di tempat sepi, kata Endang, korban dipaksa turun dari motor dan langsung dipukuli dan ditendang hingga korban jatuh.

“Setelah korban jatuh, kemudian pelaku membawa kabur sepeda motor milik korban bersama temannya,” bebernya.

Dia menambahkan, setelah kedua pelaku mendapat rampasan sepeda motor korban, pelaku Roni menghubungi Ablay sesama geng motor Brigez untuk menjualkan sepeda motor tersebut, dan sepeda motor tersebut akhirnya dijual Ablay ke Kandi di Bojongmangu.

“Motor tersebut dijual seharga 1,5 juta dan Ablay dapat bagian uang hasil penjualan 200 ribu,” bebernya.

Dari tertangkapnya para pelaku, menurut Endang, para pelaku yang tertangkap dikenai Pasal 365 KUHPidana dan penadahnya dikenai Pasal 480 KUHPidana. [SEP]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here