Pelantikan eselon II
LANTIK: Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin, disaksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Muhyiddin, saat melantik enam pejabat eselon II hasil seleksi open bidding (lelang jabatan), di ruang rapat Bupati, Jumat (13/3/2015) pagi. FOTO: DIKA/SUARA BEKASI

SUARA BEKASI, Cikarang Pusat: Akhirnya, teka-teki siapa pemenang dari 18 peserta hasil seleksi open bidding (lelang jabatan) pejabat eselon II yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi terjawab sudah.

Dari hasil seleksi yang masing-masing diambil tiga orang kandidat untuk memperebutkan kursi kepala di enam Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pada Jumat (13/3/2015) pagi, telah diumumkan dan langsung dilantik oleh Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin.

Bupati mengatakan, bahwa promosi lelang jabatan yang dilakukan kepada enam orang pejabat tersebut merupakan hasil dari pada pelaksanaan open bidding yang dilakukan selama ini.

Bahkan, hasilnya juga telah disetujui oleh Gubernur Jawa Barat sehingga dirinya mengaku sangat puas terhadap putusan yang dilakukan. Sehingga dengan cara tersebut terus bisa dilakukan untuk ke depannya.

“Saya berharap mereka dalam menempati posisi yang dijabat sekarang bisa betul-betul melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya,” ujar Bupati Neneng Hasanah Yasin kepada sejumlah awak media, usai mendampingi Menteri PAN RB Yuddi Chrisnandi, dalam acara silaturahmi Menteri dengan Bupati Bekasi, di ruang rapat Bupati, Jumat (13/3/2015).

Bupati mengaku senang dengan sistem open bidding yang sekarang dilaksanakan karena dari awal seleksi dilakukan secara ketat dan terbuka, sehingga terpilih dari sekian orang untuk duduki posisi yang kosong.

“Kalau saya happy aja dengan sistem open bidding ini, sehingga saya sebagai Bupati tidak perlu repot lagi, dan saya juga berharap ke depan bisa dilakukan serupa. Namun, anggaran untuk sistem open bidding cukup lumayan mahal juga,” katanya.

Sementara itu, salah satu pejabat yang dilantik dan terpilih menjadi Kepala BPMPD Abdillah Majid, mengatakan awalnya dirinya tidak terlalu yakin bisa terpilih dalam open bidding tersebut, karena pesaingnya juga cukup berat yang dinilai mempunyai kualitas baik. Namun, kata dia, dengan niat dan juga terus berdoa ia akhirnya tidak menyangka bisa terpilih.

“Ini pengalaman saya yang pertama kalinya mengikuti proses lelang jabatan, sehingga terus terang cukup kaget juga awalnya. Campur-campur dah perasaan ini, deg-degan juga,” tutur Abdillah.

“Ya akhirnya alhamdulillah atas doa dan dorongan semua pihak, saya masuk dan terpilih, sehingga saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak. Saya juga berjanji akan melaksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ungkap pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra).

Diketahui, enam pejabat eselon III yang terpilih dan secara otomatis naik menjadi eselon II dengan menempati kekosongan jabatan tersebut, yaitu Adang Sutrisno didaulat menjadi Kepala Dinas Bina Marga dan Pengelolaan Sumber Daya Air (DBMPSDA). Adang Sutrisno sebelumnya menjabat Sekretaris Insfektorat.

Kemudian Abdillah Majid sebagai Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD), yang sebelumnya menjabat Kabag Kesra.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dipercayakan kepada Hudaya, yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).

Selanjutnya Kepala Arsip dan Perpustakaan terpilih Ida Farida, yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

Sementara Kepala Insfektorat diisi oleh Darmizon yang sebelumnya menjabat Kabag Hukum. Sedangkan Kepala Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan (Disnakanlut) yang terpilih adalah Wahyudi Asmar, yang sebelumnya menjabat Sekretaris Disnakanlut. [DIK]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here