Reses Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Taih Minarno. Foto: Sepri Parulian/Suara Bekasi Online
Reses Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Taih Minarno. Foto: Sepri Parulian/Suara Bekasi Online

SUARA BEKASI ONLINE, Sukakarya: Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Taih Minarno yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) V yang meliputi Kecamatan Kedungwaringin, Pebayuran, Cabangbungin, Sukakarya, Muara Gembong, melakukan reses di Kampung Pulo Bunder, Desa Sukamurni, Kecamatan Sukakarya, Senin (29/01/2018).

Taih Minarno usai menyerap aspirasi masyarakat yang berada di lokasi tersebut mengatakan, permasalahan yang utarakan masyarakat yakni seputar rutilahu dan perbaikan inflastruktur.

“ Tapi massyarakat menyampaikan permasalahan rutilahu, kuotanya kurang banyak, nanti kita coba kita sampaikan, nanti tinggal ditinjau pemda apakah layak ditambahkan atau tidak,” ungkap ketua fraksi Partai Demokrat ini.

Untuk permasalahan inflastruktur, kata dia, masyarakat minta agar jalan antar kampung dapat terhubung supaya roda perekonomian masyarakat dapat berjalan dengan baik.

“Kalau untuk inflastruktur supaya jalan antar kampung ini tidak buntu, bisa nyambung antar kampung, supaya perekonomian masyarakat bisa terhambat dan terganggu,” kata dia.

Melihat kondisi desa yang masyarakatnya sebagian tidak memiliki kamar mandi, kedepannya ia mengupayakan agar segera dibangun Mandi Cuci Kakus (MCK) untuk dapat dipergunakan masyarakat.

“MCK kita yang usulin supaya masyarakat ini tidak buang air di kali yang air nya kotor, ini inisiatif kita,” bebernya.

Selain itu, ada beberapa masyarakat yang mengeluhkan harga beras yang mahal, kendati wilayah tersebut sebagian besar daerah pesawahan, namun masyarakat tersebut mengaku tidak memiliki sawah.

“Ini jadi problem, kebanyakan orang kita walaupun mukimnya di pesawahan tapi ga punya sawah, yang punya orang jakarta. Ini problem mudah-mudahan kedepan tidak seperti ini, masalah harga dikaji pemerintah pusat dan kita akan undang bulog kemari soal kenaikan beras,” pungkasnya.

Usulan dari masyarakat ini, kata Taih, nantinya akan didorong untuk masuk kedalam program dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sukakarya yang akan digelar tanggal 7 Februari 2018 mendatang.

“Usulannya nanti akan kita akomodir untuk masuk Musrenbang,Kita akan musrenbang tanggal 7 Februari, saya minta agar aspirasi diusulkan di musrenbang, karena kita ga bisa ujug-ujug kita masukin, harus  melalui musrenbang dulu,” tandasnya.

Rencananya, ia akan melakukan reses dalam waktu dekat nanti sekitar bulan April yang dilakukan di Kecamatan Muara Gembong dan Kecamatan Pebayuran. [SEP]

Tinggalkan Balasan