Kopidasi
Komunitas Pemilih Pemuda Bekasi (Kopidasi) saat melakukan audiensi dengan KPU Kabupaten Bekasi, Senin (17/10) sore. Audiensi tersebut guna mengembangkan gagasan politik kepemudaan. Foto: Kopidasi

SUARA BEKASI ONLINE, Kedungwaringin: Generasi muda merupakan salah satu representasi pemilih yang memiliki peran besar dalam mengawal jalannya Pilkada Bekasi 2017. Pemuda adalah tumpuan masa depan yang berperan besar dalam momentum menentukan calon pemimpin daerah.

Oleh karena itu, sebagai kumpulan kaum muda, Komunitas Pemilih Pemuda Bekasi (Kopidasi) melakukan audiensi dengan KPU Kabupaten Bekasi, Senin (17/10/2016) sore. Audiensi tersebut guna mengembangkan gagasan politik kepemudaan.

Ketua Umum Kopidasi, Ahmad Djaelani, menilai bahwa konten politik saat ini belum dikemas sesuai karakteristik anak muda. Selain itu, penetrasi politik pun belum menyentuh ruang aktivitas anak muda.

“Citra politik masih dinilai kotor dan tabu untuk anak muda,” ujarnya.

Menurut dia, sejatinya peran pemuda selalu dibutuhkan untuk mengisi kebuntuan politik. Ironinya, pemuda hari ini masih terlalu alergi dengan dinamika politik lantas menarik diri dari segala perilaku politik yang ada.

“Gagasan kami adalah menjembatani gap realitas politik yang rumit dengan realitas anak muda yang simpel dan praktis,” jelasnya.

Djaelani mengungkapkan, bahwa gerakan Kopidasi adalah membangun kesadaran politik pemuda, meningkatkan partisipasi pemilih, dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.

“Output-nya adalah menjadikan pemilih cerdas dan rasional,” tegasnya.

Gagasan yang ingin digaungkan oleh Kopidasi, sambung dia, adalah menciptakan ruang eksistensi pemuda, memahami karakteristik pemuda, dan pelibatan aktif pemuda dalam pelaksanaan demokrasi elektoral.

“Program yang diusung oleh Kopidasi adalah untuk membangun kesadaran anak muda Kabupaten Bekasi tentang pentingnya Pilkada, menumbuhkan rasa ingin terlibat anak muda Bekasi dalam Pilkada serta meningkatkan partisipasi anak muda Kabupaten Bekasi,” paparnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Idham Holik mengapresiasi gagasan yang disampaikan oleh rekan-rekan Kopidasi.

Apa yang dilakukan oleh Kopidasi, menurut Idham adalah bentuk partisipasi dan kepedulian pemuda terhadap politik.

Ia pun mengimbau kepada rekan-rekan Kopidasi agar tetap teguh dalam menjaga independensi.

“Pemuda harus memegang teguh idealisme meskipun terkadang menemui kesunyian,” tandasnya.

Hadir pada audiensi tersebut, anggota Komisioner KPU Kabupaten Bekasi Zaki Hilmi, Jajang Wahyudin, dan Novan Andri Purwansjah. [MAN]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here