Neneng Hasanah Yasin
Bupati Bekasi nonaktif, Neneng Hasanah Yasin. Foto: Wisnu Wiriyan-suarabekasi.id

SUARA BEKASI ONLINE, Jakarta: Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin sjdah berada dalam perlindungan KPK. Hal itu dikatakan Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, di Jakarta, Jumat (1/2/2019) kemarin.

Laode mengungkapkan, jika hal tersebut dilakukan pihaknya kemungkinan besar adanya intervensi yang diterima saksi dari pihak lain.

“Ya, kami juga memberikan beberapa perlindungan kepada saksi-saksi yang berhubungan dengan perkara. Jadi, bukan cuma LPSK, LPSK berkoordinasi dengan kami. Bahkan, Ibu Neneng (Bupati Bekasi) pun dalam proteksi kami,” kata Laode di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Baca juga: Bupati Bekasi Bangga dengan Kehadiran Meikarta

Menurutnya, hal itu muncul ketika beberapa waktu lalu dalam persidangan kasus Meikarta di Pengadilan Tipikor Bandung, saksi dalam persidangan meminta perlindungan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Laode menambahkan, LPSK juga sudah berkoordinasi dengan lembaganya terkait hal itu.

Ia pun berharap, agar pihak keamanan dalam hal ini Kepolisian dapat memberikan perlindungan terhadap para saksi.

hal itu, terang Laode, agar proses persidangan berjalan dengan baik dan lancar.

Terkait fakta persidangan kasus perizinan Meikarta sendiri, Laode mengklaim kalau penyidiknya sedang melakukan pengembangan.

Kata dia, perkara dugaan korupsi perizinan Meikarta merupakan sesuatu yang kompleks.

“Kasus ini saya pikir cabangnya banyak. Mungkin ga akan selesai semuanya dalam waktu masa periode saya, saya Desember sudah selesai. Tapi kita sedang bekerja dan berusaha untuk seprofesional mungkin,” kata Laode. [RED/TRIBUN]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here