Rohim Sutisna, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, H. Rohim Sutisna. FOTO: WISNU WIRIAN/SUARA BEKASI

SUARA BEKASI, Cikarang Pusat: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Rohim Sutisna, terkesan cuek dan ogah bicara banyak menanggapi persoalan yang kerap terjadi di tubuh institusinya. Seperti adanya pengaduan pemotongan tunjangan guru honorer sebesar Rp. 150.000,- di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) PAUD/SD Kecamatan Cikarang Timur.

“Soal itu (potongan tunjangan, red), tanya ke UPTD lah, jangan ke saya,” ujar Rohim Sutisna, kepada Suara Bekasi, di Cikarang Pusat, Rabu (10/12).

Dia mengatakan, jika benar terjadi adanya pemotongan tunjangan guru honorer, pihaknya hanya menginstruksikan agar Kepala UPTD setempat segera mengembalikan apa yang telah menjadi hak para honorer tersebut.

“Kalau benar terjadi, suruh dikembalikan uang potongannya,” katanya.

Mengenai sanksi yang pantas diberikan kepada si pelaku, Rohim enggan berkomentar banyak lantaran akan menghadiri rapat paripurna di gedung DPRD Kabupaten Bekasi.

“Udah ya saya mau istirahat,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, akibat ulah oknum pegawai di lingkungan UPTD PAUD/SD Cikarang Timur yang berinisial ATP, membuat para guru honorer resah.

Mereka mengancam akan melakukan aksi demo ke kantor UPTD, jika oknum tersebut tidak segera diberikan sanksi tegas dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi. [MAN]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here