Desa Karangmulya Kecamatan Bojongmangu merupakan salah satu kawasan yang menjadi target pengembangan destinasi wisata dari Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi. Foto: News Room.

SUARABEKASI.ID, Bojongmangu: Kepala Bidang (Kabid) Kelembagaan pada Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Widyaningsih mengatakan Desa Karangmulya Kecamatan Bojongmangu merupakan salah satu kawasan yang menjadi target pengembangan destinasi wisata dari Dinas Pariwisata.

Menurutnya, selain dukungan konsep dan pola kegiatan dari Tim Pelaksana Program Bambu Juara Provinsi Jawa Barat, sinergitas lintas sektoral untuk mempersiapkan terbentuknya tempat tujuan wisata Kampung Bambu Karangmulya terus dikebut oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi.

“Pesona alam yang dimiliki oleh Desa Karangmulya menjadi modal untuk dirintisnya Wisata Kampung Bambu yang menjadi keinginan besar bagi masyarakat di sekitar lokasi. Rencananya pemanfaatan lahan akan menggunakan tanah kas desa seluas 1000 meter persegi di tahap satu dan 2200 meter persegi pada tahap selanjutnya,” ujar Widyaningsih saat meninjau langsung kawasan Situ Abidin yang akan dijadikan pusat kegiatan Kampung Bambu Desa Karangmulya, Kamis (26/5/2022).

Baca juga: Kodim dan Polres Gelar Kegiatan di Situ Abidin

Ia menjelaskan, selain meninjau lokasi, Dinas Pariwisata juga memberikan Surat Keputusan (SK) Kelompok Kerja Penggiat Pariwisata yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi.

“Di tahap kedua akan dikoordinasikan dengan pemangku kebijakan dan stake holder yang berkaitan dengan pengelolaan kawasan, baik BBWS ataupun PUPR dan tentunya Pemerintah Kabupaten Bekasi sebagai pemangku hak otonomi daerah,” terangnya.

Baca juga: Situ Abidin Jadi Tuan Rumah Peringatan Hari Air Sedunia Tingkat Jawa Barat

Sementara itu, Sekretaris DEsa (Sekdes) Karangmulya, Ajun, mengatakan kesiapannya melakukan kolaborasi untuk mewujudkan destinasi wisata Kampung Bambu di kawasan Situ Abidin.

“Kami sudah melakukan sosialisasi dengan masyarakat desa, untuk rencana kerja dan aspek kegiatan lainnya serta pola kerja secara literasi sudah kami dapatkan dari TPP Bambu Juara Jawa Barat,” ujarnya.

Ajun menambahkan, penataan kawasan di atas lahan kas desa akan segera dilakukan sebagi upaya awal untuk memberikan gambaran kepada masyarakat seperti penanaman bambu di lokasi tersebut.

“Tentunya kolaborasi seluruh pihak akan menjadi sinergi yang baik dalam pengerjaan destinasi wisata Situ Abidin, agar menjadi ikon wisata di Kabupaten Bekasi,” kata Ajun. [TUK/KAB]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here