Terminal Bus Cikarang, Kabupaten Bekasi
BELUM TERTATA: Terminal Kalijaya Cikarang tampak macet dan semrawut. Hal itu disebabkan banyaknya angkutan umum yang kerap mangkal di luar terminal untuk mencari dan menurunkan penumpang. Dinas Perhubungan setempat berencana segera melakukan penataan. FOTO: WISNU WIRIAN/SUARA BEKASI

SUARA BEKASI, Cikarang Utara: Sejumlah angkutan umum yang kerap mangkal di luar terminal untuk mencari dan menurunkan penumpang, membuat kondisi jalan di sekitar Terminal Kalijaya menjadi macet dan semrawut.

Padahal, pihak Kepolisian dan Dinas Perhubungan setempat, telah melakukan berbagai cara untuk melerai kemacetan di depan dan di sepanjang terminal tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi, Herman Hanafi, menjelaskan, terkait dengan kemacetan yang kerap terjadi di depan Terminal Kalijaya akibat rata-rata kendaraan yang tidak mau masuk ke dalam terminal.

Seharusnya angkutan umum wajib masuk ke dalam terminal yang sudah disediakan oleh Pemerintah Daerah.

“Terjadinya kesemrawutan di depan Terminal Kalijaya disebabkan banyaknya angkutan yang ngetem di pintu masuk terminal,” ujar Herman Hanafi, saat berbincang dengan Suara Bekasi, di ruang kerjanya, Jumat (12/2).

Herman Hanafi menjelaskan, Terminal Kalijaya bakal dilakukan penataan, sehingga secara teknis ada pengaturan untuk pintu masuk dan keluar.

Begitu juga dengan penempatan kendaraan angkutan umum dan penataan tempat para pedagang di lingkungan terminal.

Sehingga, kata Herman Hanafi, angkutan bisa masuk ke terminal untuk menaikkan atau pun menurunkan penumpang dengan lebih tertib.

Untuk anggaran penataan Terminal Kalijaya, Herman mengatakan belum bisa menyebutkan besarannya, lantaran baru akan memasukkan anggaran tersebut ke dalam Anggaran Biaya Tambahan (ABT) 2015.

Herman menambahkan, penataan Terminal Kalijaya diharapkan bisa segara dilakukan pada 2015 ini dan tidak berlarut larut, sehingga kemacetan di sekitar terminal dapat diurai.

“Kemacetan yang terjadi, salah satunya disebabkan oleh Terminal Kalijaya yang belum tertata rapih. Sehingga banyak supir angkut yang enggan masuk. Oleh karena, itu langkah pertama yang harus dilakukan yaitu melakukan penataan terminal agar bisa mengurai kemacetan,” pungkasnya. [DIK]

Tinggalkan Balasan