Sekretaris Daerah, Dedy Supriyadi memberikan arahan langsung kepada para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bekasi, usai rapat virtual bersama Ditjen Keuda Kemendagri, di Command Center Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Senin (20/06). Foto: Newsroom Diskominfosantik.

SUARABEKASI.ID, Cikarang Pusat: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menghadiri secara virtual rapat koordinasi percepatan realisasi APBD Tahun 2022 untuk mendorong pemulihan ekonomi bersama Sekretaris Jenderal dan Ditjen Keuangan Daerah Kemendagri, di Ruang Command Center Diskominfosantik, Senin (20/06/2022).

Hadir dalam rakor tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi, didampingi para Kepala Perangkat Daerah Pemkab Bekasi.

Arahan yang disampaikan Sekjen dan Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri tersebut mendorong agar seluruh Kabupaten/Kota dapat melakukan percepatan realisasi APBD Tahun 2022.

Rapat tersebut langsung ditindaklanjuti Sekda Dedy Supriyadi dengan memberikan arahan kepada OPD yang alokasi anggarannya besar untuk mempercepat proses realisasinya.

“Dinas-dinas yang alokasi anggarannya besar seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan dinas teknis lainnya yang terkait dengan pembangunan infrastruktur, agar dalam pengadaan barang dan jasa maupun lelangnya tahapannya bisa dilakukan di Bulan Juli atau Agustus setelah ditetapkan kesepakatan anggaran. Jadi proses lelang bisa dilakukan di tahun sebelumnya, dan Januari bisa dilakukan pelaksanaan kegiatannya,” terang Sekda Kabupaten Bekasi.

Baca juga: Sekda Hadiri Kick Off Numerik DDP di Muaragembong

Pemkab Bekasi, menurutnya sudah berupaya melakukan percepatan dengan analisa dan evaluasi (Anev) dan monitoring evaluasi (Monev) secara rutin untuk mengetahui progres realisasi dari setiap instansi.

“Itu setiap seminggu sekali setiap hari Selasa kita lakukan. Evaluasi apa yang menjadi sumbatan dan kendala,” ungkapnya.

Dedy menuturkan, memasuki semester pertama di bulan Juni, realisasi anggaran merupakan hal penting untuk proses pemulihan ekonomi masyarakat.

“Ke depannya harus dilakukan percepatan, karena ini multiplier efect, kalau kita di awal tahun sudah melaksanakan kegiatan ini akan menumbuhkan percepatan ekonomi di masyarakat,” lanjutnya.

Dedy menandaskan sesuai arahan dari Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, Pemkab Bekasi menargetkan akhir Juli atau awal Agustus, prosentase realisasinya sudah mencapai 60 persen.

“Tapi ini tidak hanya belanja daripada anggaran saja, tapi kita juga akan menggenjot realisasi pendapatan,” tandasnya. [RYN/KAB]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here