Beranda Berita Utama Satpol PP Siap Tertibkan THM Jual Miras dan Minol

Satpol PP Siap Tertibkan THM Jual Miras dan Minol

0
Sahat M.Bj Nahor
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Bekasi, Sahat MBJ Nahor. FOTO: DIKA/SUARA BEKASI

SUARA BEKASI, Cikarang Pusat: Pelaksana tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Bekasi, Sahat MBJ Nahor, mengatakan persoalan peredaran minuman beralkohol (minol) atau minuman keras (miras) di tempat hiburan malam (THM) perlu ada pembahasan bersama terlebih dahulu dengan dinas terkait.

“Perlu ada bahasan bersama dengan instansi terkait untuk menyikapi peredaran miras maupun minol yang dijual apakah sudah berizin atau tanpa izin resmi,” ujarnya kepada Suara Bekasi, Kamis (14/5/2015).

Dijelaskan Sahat, ‎Satpol PP Kabupaten Bekasi siap untuk menindaklanjuti apabila memang masih ada THM yang menjual secara bebas minol dan miras.

Maka dari itu, kata dia, pihaknya akan mencoba berkoordinasi lebih lanjut dengan dinas yang ada seperti Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olah Raga (Disparbudpora) dan Dinas Pendapatan, guna melihat langsung perizinan yang telah dikeluarkan.

Lebih jauh ia membeberkan, peredaran minol dan miras yang dijual THM tanpa izin resmi sudah masuk dalam katagori pelanggaran Peraturan Daerah (Perda).

Ia memperkirakan hampir semua THM yang beroperasi di Kabupaten Bekasi terindikasi telah mengabaikan instruksi yang dikeluarkan melalui Peraturan Mentri (Permen) tentang larangan miras maupun minol dengan kadar alkohol di atas 5 persen.

“Kami siap menindaklanjuti temuan jika memang masih ada THM yang menjual miras atau minol di atas 5 persen tanpa dilengkapi izin langsung,” tandas pria yang juga menjabat Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ini.

Untuk itu, Sahat menambahkan, pihaknya mengharapkan kerja sama maupun koordinasi menyeluruh dari instansi yang bersangkutan.

Hal tersebut diperlukan untuk memberikan informasi yang lengkap keberadaan sejumlah THM yang beroperasi di Kabupaten Bekasi yang telah mengantongi izin resmi dari penyajian hingga konsumsi yang dijual.

“Satpol PP tidak ingin dalam proses penertiban ‎nanti justru tidak mendapatkan hasil yang dimaksudkan,” tukasnya. [DIK]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini