Tumpukan Sampah, Desa Setiamulya, Tarumajaya

MENUMPUK: Tumpukan sampah di bahu jalan Kampung Bogor RT. 002 RW 002 Desa Setiamulya Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi, dikeluhkan warga sekitar. Hingga saat ini belum ada tindakan serius dari pemerintah setempat. FOTO: HERRY ZAINAL KHUSNI/SUARA BEKASI

SUARA BEKASI, Tarumajaya: Tumpukan sampah yang menggunung di bahu jalan Kampung Bogor RT. 002 RW 002 Desa Setiamulya Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi, dikeluhkan warga sekitar.

Warga jengkel dengan tumpukan sampah yang berada di dekat rumah mereka, yang hingga kini belum dibersihkan oleh petugas dari pemerintahan setempat.

Padahal, katanya, tumpukan sampah yang berserakan di sepanjang bahu jalan itu hanya berjarak sekira 600 Meter dari kantor Desa Setiamulya.

Warga menuding Pemerintah Desa Setiamulya terkesan tutup mata dan tidak mau tau dengan sampah yang berserakan di bahu jalan tersebut.

“Lurah di sini mana mau tau sampah banyak kaya gini, tidak bakal diurusin, padahal kan setiap hari pegawai desa ngelewatin jalan ini, tapi cuma dilewatin tidak mau ditindak lanjutin,” tutur Warga Kampung Bogor, Junaedi (33), dengan logat Betawinya, kepada Suara Bekasi, Senin (8/12).

Junaedi menuturkan, tumpukan sampah tersebut baunya sangat menyengat hidung terlebih saat musim hujan tiba.

Sementara itu, Pemerintah Desa Setiamulya, melalaui staf desa Gopal, menjelaskan kalau yang membuang sampah di bahu jalan tersebut adalah warga perumahan dan warga setempat.

Pihaknya, kata dia, mengaku sudah bosan membersihkan tempat sampah tersebut. Namun, katanya, warga masih tetap saja membuang sampah di tempat itu, meski sudah sering diperingati.

“Gimana enggak mau numpuk sampahnya, orang yang membuang warga perumahan dan warga setempat. Sampah yang numpuk dekat di bahu jalan itu sudah sering kami bersihkan, tapi warga tetap buang sampah ke tempat itu lagi,” ujar Gopal.

Gopal menambahkan, pihaknya sudah membuatkan plang larangan untuk membuang sampah sembarangan. Meski begitu, kata dia, warga tetap saja tidak mengindahkan larangan tersebut.

Pihaknya, sambung dia, hanya bisa pasrah menghadapi persoalan sampah yang tak kunjung beres, lantaran minimnya kesadaran warga setempat akibat dampak membuang sampah sembarangan.

“Ya sekarang mau diapain lagi, warganya saja sudah susah dikasih tau, jangan membuang sampah sembarangan, tapi tetap saja dilakuin,” ujarnya. [HER]

1 KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here