Banner Idul Fitri 1440H
Tawuran
KORBAN: Salah seorang yang menjadi korban salah sasaran dalam tawuran antar dua kelompok di Kecamatan Babelan pada Ahad (23/8/2015) dini hari, saat dirawat di Rumah Sakit terdekat. Foto: Indra Gunawan/Suara Bekasi Online

 

* Dua Orang Nyaris Jadi Korban Salah Sasaran

SUARA BEKASI, Babelan: Tawuran antar dua kelompok terjadi di wilayah Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi Jawa Barat (Jabar) pada Ahad (23/8/2015) dini hari.

Mereka yang terlibat tawuran yakni kelompok pemuda dari RT. 12/07 Desa Muara Bakti Kecamatan Babelan, dengan warga Kampung Pinang Lima. Akibatnya, dua orang pemuda jadi korban salah sasaran.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, keributan awalnya dipicu hanya karena hal sepele. Mereka kerap terlibat saling ejek, hingga akhirnya memicu keributan di antara dua kubu.

“Awalnya, mereka saling lempar batu di Jalan Pasar Muara. Namun tak jelas mengapa, pada malam harinya, puluhan pemuda dari Pinang Lima, kembali melakukan serangan pada warga Desa Muara Bakti. Mereka sudah dilengkapi senjata tajam. Warga Kampung Muara Bakti, yang tidak tau akan ada penyerangan sempat kocàr kacir di tengah-tengah sawah,” kata Ari, warga setempat, Ahad (23/8/2015) siang.

Aksi saling serang pun tak terhindarkan. Apalagi, kata dia, aksi tawuran tersebut dalam beberapa pekan terakhir, kerap terjadi. Puncaknya, pada malam itu, dua orang warga Muara Bakti, terkena sejumlah sabetan senjata tajam.

“Di sini, hampir setiap malam minggu tawuran terus Bang. Sudah rutin. Pelakunya pun bocah-bocah ABG,” jelasnya.

Mendengar kejadian itu, kata dia, sejumlah petugas Serse Polsek Babelan langsung terjun ke lokasi. Sejumlah tembakan sempat dilepaskan ke atas, guna membubarkan keributan.

Sementara itu, Binmaspol Muara Bakti, Bripka Anwar, menjelaskan jika kedua korban itu diketahui bernama Mahmudin (28), dan Marzuki Amanulah (39) seorang satpam.

Kedua warga Desa Muara Bakti itu, kata dia, adalah korban salah sasaran yang menderita luka bacok cukup serius saat hendak melerai tawuran tersebut.

“Kejadiannya sekitar pukul 24.00 tengah malam. Tak berlangsung lama, karena kita langsung ke lokasi. Tawuran ini menelan dua korban dengan luka masing-masing sabetan senjata tajam. Untuk korban Mahmudin mengalami luka di bagian tangan kiri, ibu jarinya nyaris putus. Mereka korban yang ingin membubarkan massa,” beber Anwar.

Ia menambahkan, jika sejumlah polisi akan terus disiagakan di daerah itu. Saat ini, pelaku belum ada yang berhasil diamankan, lantaran korban pun belum bisa dimintai keterangan. Meski demikian, kata dia, patroli terus akan dilakukan.

“Saya berharap aksi ini tidak terulang lagi. Jika ada yang terbukti tawuran, petugas tak segan-segan untuk bertindak tegas,” pungkasnya. [GUN]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here