SUARA BEKASI ONLINE, Cikarang Pusat: Pemerintah Kabupaten Bekasi menerima kunjungan kerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang dipimpin oleh Wakil Gubernur Jawa Barat dalam tajuk Safari Ramadan 1440 H. Bertempat di Masjid Agung Nurul Hikmah – Cikarang Pusat, Kamis (9/5/2019).

Kegiatan yang diawali dengan sholat dzuhur berjamaah ini, juga diisi dengan penyalurkan santunan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kepada 50 Anak Yatim Piatu, Santri salafiyah dan pengurus Dewan Kemakmakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Nurul Hikmah yang diberikan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, bahwa kegiatan safari ramadan tersebut merupakan tradisi pemerintah di setiap tingkatannya termasuk kegiatan pemerintah provinsi yang di harapkan dapat menjalin silahtuhami dalam membangun kebersamaan antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi dan masyarakatnya.

“Hubungan pemerintah tidak bisa berjalan dengan baik tanpa diawali dengan silahtuhrahmi. Maka dari itu momen safari ramadan ini dijadikan sebagai sarana silahtuhrahmi dalam membangun komunikasi,” ucapnya.

Lanjutnya, Uu juga menyebut misi Jawa Barat juara lahir batin merupakan harapan terciptanya masyarakat yang berdaya saing, sekaligus memiliki kesalehan sosial kemanusiaan.

“Maka dari itu, selain membangun fisik atau infrastruktur itu juga harapan kami,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Uju menambahkan bahwa dalam rangka bulan suci ramadan Pemkab Bekasi juga melaksanakan safari ramadan di 23 kecamatan yang dibagi menjadi 4 bagian.

“Kemarin kita sudah melaksanakan safari ramadan di Cabangbungin yang mewakili kecamatan Muaragembong, Sukawangi, Sukatani, Sukakarya, Cabangbungin dan itu akan kami laksanakan sampai nuzulul Qur’an”, ungkapnya.

Selain itu, Uju mengatakan pada tahun 2015 zakat profesi telah dipotong sebesar 2,5% untuk para ASN dan akan disetorkan langsung ke BAZNAS Kabupaten Bekasi dan disetorkan setiap bulannya.

“Zakat yang diperoleh dari penghasilan profesi sekarang dijadikan non tunai, sehingga nanti langsung masuk ke rekening Baznas Kabupaten Bekasi untuk selanjutnya dikelola untuk kepentingan umat,” tutupnya. [SEP]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here