Debat kandidat yang digelar di Kompas TV. Ist/Suara Bekasi Online
Debat kandidat yang digelar di Kompas TV. Ist/Suara Bekasi Online

SUARA BEKASI ONLINE, Cikarang Pusat: Debat kandidat Pilkada Kabupaten Bekasi 2017 telah diselenggarakan KPU Kabupaten Bekasi dan ditayangkan secara langsung di Kompas TV, Senin (06/01/2017) sore. Salah seorang relawan Obon – Bambang asal Bojongmangu, Abdul Kodir mengaku sangat bangga melihat penampilan Obama.

“Saya bangga sama Bang Obon dan Pak Bambang tadi. Cakep banget. Jawabannya tuh bisa dimengerti masyarakat. Masuk gitu ke orang-orang Bekasi mah,” kata Abdul Kodir.

Pria ini, semakin yakin dengan pilihannya dan memastikan kalau Obama menang, Bekasi bisa berubah. “Beliau-beliau ini emang paling ngerti masalah orang Bekasi. Saya makin yakin, kalau Obama menang, Bekasi bisa berubah. Insyaallah, kita bisa,” imbuhnya.

Relawan Obama lainnya, Bisot mengatakan bahwa untuk pemaparan visi dan misinya, Obon dan Bambang tampil prima tanpa teks bantuan, cukup untuk memperlihatkan rasa percaya diri yang pas.

“Pak Bambang jarang bicara, tapi saat beliau mengangkat laporan ombudsman mengenai peringkat pelayanan publik Kabupaten Bekasi yang rendah, itu sudah cukup baik menggambarkan keadaan birokrasi saat ini, sayang waktunya sangat mepet,” katanya pria asal Kecamatan Babelan ini.

Sebagai orang Utara, ia sangat berterimakasih kepada pasangan calon nomor 3 yang berbicara mengenai keseimbangan pembangunan sisi Selatan dan Utara.

“Utara dengan karakteristiknya tentu berbeda dengan selatan, karenanya pertanian dan kelautan Bekasi bagian Utara memang perlu sentuhan pemimpin yang peduli untuk mengembangkannya, wisata bahari, hasil laut dan pertanian sudah seharusnya mendapat perlindungan dan dikembangkan,” ucap Bisot.

Begitu juga dengan Marni. Menurutnya Obama paling paham soal masalah kesehatan di Bekasi. “Kalau saya kan relawan Jamkeswatch juga. Jadi tahu lah masalah kesehatan di Bekasi ini. Kondisi di masyarakat memang begitu. Tiap hari kita advokasi pasien,” terang perempuan asal Cikarang Pusat tersebut. Bang Obon, lanjut Marni, memang merupakan pembina Jamkeswatch. “Jadi pasti tahu banget masalah kesehatan. Solusinya juga konkret. Gak ngawang-ngawang. Pokoknya hidup Obama,” ujarnya.

Didik, relawan Tambun Selatan, yang sempat ketinggalan menonton pun merasa puas dengan penampilan Obama. “Saya tadi ga nonton semua. Pas udah mulai bang Obon nanya ke nomor 5 tuh saya baru nonton. Menurut saya sih lewat udah yang lain,” katanya.

Menurutnya Obama paling menguasai masalah. Pake data juga. Cerdas banget dah. Jadi solusinya pas,” kata Didik.

Dalam acara debat tersebut, dalam Closing Statementnya, Obon Tabroni mengatakan Bekasi harus berubah ke arah yang lebih baik dengan jaminan kesehatan dan kemudahan mencari pekerjaan.

“Bekasi tidak bisa kita biarkan terus begini. Harus ada perubahan. Harus ada perbaikan, tidak boleh ada lagi warga sakit tidak mampu berobat, tidak boleh ada lagi orang tua yang stres ketika menyekolahkan anaknya, tidak boleh ada lagi anak-anak muda yang susah mencari pekerjaan,” kata Obon.

“Bekasi sekarang sedang membutuhkan kita semua untuk sama-sama berusaha, untuk menyelamatkan masa depan Bekasi dan anak cucu kita. Untuk itu, saya mengajak saudara-saudara, untuk terlibat mengambil peran, menjadi bagian dari gerakan ini.

Saya mengetuk hati saudara-saudara sekalian, ayo kita benahi Bekasi, ayo kita perbaiki keadaan ini. Jangan jual suara kita, coblos nomor 3 untuk Bekasi baik dan benar,” tutup Obon Tabroni. [SEP]

Tinggalkan Balasan