Beranda Berita Utama Raskin Hancur dan Berkutu Dikeluhkan Warga Tambun

Raskin Hancur dan Berkutu Dikeluhkan Warga Tambun

0
Raskin buruk
Seorang warga Desa Setiadarma sedang menunjukkan beras miskin (Raskin) yang berkualitas buruk. Foto: Indra Gunawan/Suara Bekasi Online.

SUARA BEKASI ONLINE, Tambun Selatan: Warga Desa Setiadarma Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi Jawa Barat (Jabar), dikecewakan dengan beras miskin (Raskin) yang berbentuk hancur, berwarna kuning dan banyak binatang kecil seperti kutu. Hal tersebut dikatakan salah seorang warga setempat berinisial DO.

Beras ini sudah tidak layak, Mas. Karena selain beras (Raskin) hancur, warna beras juga kuning dan banyak binatang kutu, ucapnya saat diwawancaraiSuara Bekasi Online, Rabu (20/4/2016).

Ia menuturkan, beras yang tidak layak dikonsumsi tersebut diterimanya sejak beberapa waktu lalu sebanyak 3 Kilogram. Apalagi, tetangganya memutuskan untuk tidak mengambil beras yang tersedia di kantor Desa Setiadarma, karena melihat beras raskin yang ia dapat.

Kalau beras kaya gini juga siapa yang mau makan. Apalagi udah ada beras yang dikembalikan ke pihak Desa Setiadarma, ungkapnya.

Terpisah, Kepala Desa Setiadarma, Nunung, membenarkan adanya keluhan warga tentang beras raskin yang berkualitas buruk. Sehingga, akibat buruknya kualitas beras, banyak warga yang mengetahui informasi tresebut memilih untuk tidak mengambil beras yang disediakan di kantor Desa Setiadarma.

Kejadian ini baru yang pertama kalinya, beras kualitas buruk masuk ke desa ini, ungkap Nunung saat dihubungi redaksi Suara Bekasi Online.

Nunung mengatakan, akibat kualitas beras yang buruk, pesanan dari pihaknya sekira 74 karung raskin, harus tersisa di kantor desa sebanyak 14 karung.

Pasalnya, sejumlah warga yang enggan mengambil raskin dan memulangkan beras yang sudah dibeli beberapa kali.

Saya juga bingung dengan kondisi beras raskin saat ini. Dalam pengantarannya pun memang tidak bisa dilihat langusng kualitas berasnya. Lantaran, pengiriman berasnya dilakukan malam hari, tukasnya. [GUN]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini