Puting Beliung
RATAKAN 32 RUMAH: Kondisi rumah warga yang diterjang angin puting beliung disertai hujan deras yang telah menghancurkan 32 rumah di Kampung Sungai Bintaro, RT 18/10, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan. FOTO: HERRY ZAINAL KHUSNI/SUARA BEKASI

SUARA BEKASI, Babelan: Angin puting beliung disertai hujan deras, pada Senin (10/11) beberapa waktu lalu yang terjadi sekira pukul 12:00 WIB, menghancurkan 32 rumah di Kampung Sungai Bintaro, RT 18/10, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan.

Menurut Ketua RT 18/10, Mastur, dari hasil survey dan pendataan, ada 32 rumah warga yang rusak akibat diterjang angin puting beliung tersebut.

Amir (45), salah seorang warga Sungai Bintaro mengatakan, sekitar jam 12 siang ia beserta keluarga ada di dalam rumah. Saat itu sedang hujan deras dan tidak lama kemudian terdengar suara petir disertai angin yang sangat kencang, tiba-tiba tembok rumah bergetar dan saat itu sekeluarga keluar untuk menyelamatkan diri.

“Saat angin kencang saya dan keluarga membuka pintu dan pintu sulit dibuka. Kemudian, disertai tembok rumah saya yang berada di dekat pintu roboh, karena panik saya dan keluarga akhirnya keluar melewati tembok yang sudah roboh tersebut,” ujar Amir.

Kepala Desa Muara Bakti, Asmawi, di tempat kejadian menjelaskan sejumlah korban menempati rumah kerabat terdekat. Ada pun bantuan yang diberikan dari uang pribadi Kepala Desa Muara Bakti, berupa 5 Kg beras dan 1 dus mie instan untuk tiap KK yang tertimpa musibah.

“Kami meminta kepada pihak Pemerintah Daerah dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, segera tanggap dan memberikan bantuan untuk korban bencana angin puting beliung yang ada di Kampung Sungai Bintaro Desa Muara Bakti dan untuk data laporan yang sudah diberikan ke pihak Kecamatan Babelan,” ujar Asmawi.

Asmawi menambahkan, pihaknya meminta kepada BPBD untuk segera memberikan bantuan dan jangan ditunda-tunda lagi, ini demi kepentingan masyarakat yang terkena musibah.

“Kami juga berharap kepada pihak-pihak lain serta donatur bisa turut membantu sejumlah korban atas musibah yang terjadi ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mendatangi korban angin puting beliung di Kampung Sungai Bintaro, RT 018/10, Desa Muara Bakti Kecamatan Babelan, Kamis (13/11).

Bupati Neneng Hasanah Yasin mengatakan, dalam pemberian bantuan untuk korban puting beliung adalah dari tunjangan daerah PNS Kabupaten Bekasi sebesar 2,5% yang dikumpulkan oleh Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Bekasi.

“Bantuan ini berasal dari hasil swadaya para pegawai pemda dari uang yang disisihkan dari tunjangannya sebesar 2,5 Persen,” terangya kepada wartawan, usai memberikan bantuan kepada korban bencana, Kamis (13/11).

Menurutnya, bahwa uang yang dikumpulkan ini khusus untuk masyarakat Kabupaten Bekasi, untuk itu kita mengajak semua PNS yang ada di Kabupaten Bekasi bersedekah.

Ditempat yang sama Camat Babelan, Suhup, mengatakan, puluhan rumah yang rusak terkena bencana angin puting beliung sudah di data, dan telah dilaporkan kejadian itu kepada semua pihak terkait di Kabupaten Bekasi.

“Kami belum bisa memastikan kerugian yang diderita oleh korban bencana puting beliung, dan saat ini sedang kami hitung dan akan kami laporkan kembali ke pemerintah daerah,”ungkapnya.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kabupaten Bekasi, Sahat MBJ Nahor, mengatakan pihaknya sudah mendata semua kerugian yang dialami akibat bencana tersebut akan tetapi kata dia bentuk bantuan yang diberikan untuk rumah yang roboh menunggu intruksi dari pimpinan.

“Kami sudah mengerahkan tim untuk mengecek kelokasi kejadian dan nanti akan kita rapatkan di posko, hal itu kami lakukan lantaran BPBD adalah sebagai saran tindak ke Bupati Bekasi, ” terangnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. [HER]

Tinggalkan Balasan