Operasi gabungan
OPERASI GABUNGAN: Polresta Bekasi melalui Satlantas gelar operasi gabungan untuk menertibkan dan menjaring kendaraan roda empat maupun dua yang kedapatan belum lakukan daftar ulang atas kepemilikan kendaraannya, di Jababeka, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (17/3/2015). FOTO: DIKA/SUARA BEKASI

SUARA BEKASI, Cikarang Pusat: Polresta Bekasi melalui Satlantas berkerja sama dengan Samsat dibantu Jasa Raharja dan Bank BJB, gelar operasi gabungan untuk menertibkan dan menjaring kendaraan roda empat maupun dua yang kedapatan belum melakukan daftar ulang atas kepemilikan kendaraannya, Selasa (17/3/2015).

Menurut Kanit Tur Rajawali Satlantas Polresta Bekasi, Inspektur Satu (Iptu) Pol. Rudiansyah, menjelaskan bahwa operasi gabungan yang digelar pihaknya dinamakan operasi gabungan Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU). Operasi tersebut bertujuan untuk menertibkan kendaraan angkutan barang dan orang, juga kendaraan roda dua.

Dikatakannya, operasi tersebut melibatkan anggota Polantas, Dishub, Dispenda dan Samsat juga Jasa raharja dan Bank BJB untuk membantu pemerintah daerah dalam masalah pajak kendaraan yang tidak melakukan daftar ulang.

“Kegiatan ini selain menertibkan dan menindak, juga sekaligus melayani secara langsung pendaftaran ulang kendaraannya oleh Samsat melalui kendaraan kelilingnya, dan ada juga dari Jasa Raharja dan Bank BJB,” ujar Inspektur Satu (Iptu) Pol. Rudiansyah kepada wartawan, di sela-sela kegiatan operasi gabungan yang digelar di lokasi Jababeka, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (17/3/2015).

Ia mengatakan, kegiatan tersebut sudah berjalan setiap tiga bulan sekali dan akan terus melakukan operasi gabungan tersebut di beberapa wilayah yang berbeda.

Sehingga tingkat kesadaran masyarakat akan semakin meningkat seiring dengan pendapatan pajak bagi pemerintah.

“Kita lakukan setiap tiga bulan sekali. Namun operasi ini juga tidak hanya pada pajak kendaraan, juga kendaraan yang kedapatan tidak menunjukkan indentitas jelas kita amankan kendaraannya,” ungkapnya.

Disinggung terkait operasi yang dimaksud juga sebagai bagian antisipasi pencegahan begal, ia menjawab secara tegas bahwa pihaknya jauh sebelum banyak kejadian begal telah melakukan operasi rutin, sehingga lebih mengedepankan Kamtibmas.

“Kalau kita dari Satlantas, walau tanpa didukung operasi gabungan SKTDU, setiap hari selalu melakukan operasi kendaraan baik roda empat maupun dua. Sehingga alhamdulillah kerawanan Kamtibmas di wilayah Kabupaten Bekasi dapat diantisipasi sedini mungkin,” pungkasnya. [DIK]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here