Polisi
Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) jajaran Polsek Tambun ke salah satu ATM Bank Mandiri di Kawasan Metland, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Foto: Sepri Parulian/Suara Bekasi Onlne.

SUARA BEKASI ONLINE, Tambun Selatan: Jajaran Polsek Tambun berhasil mengamankan seorang spesialis pengganjal kartu ATM berinisial HK (30) di area ATM Bank Mandiri di Kawasan Metland, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar).

Pengungkapan kasus itu berawal dari kesiapsiagaan petugas keamanan Metland yang berhasil mengamankan tersangka pada Rabu, 12 Oktober 2016 lalu sekira pukul 21.00 WIB.

Kapolsek Tambun, AKP Bobby Kusumawardhana, mengatakan peristiwa bermula ketika seorang tersangka HK dibantu oleh rekannya, FJR (DPO) memasang jebakan untuk mengganjal gate card atau lubang masuk kartu ATM dengan lempengan plastik botol air mineral. Selanjutnya, kedua tersangka menunggu korban yang hendak mengambil uang di lokasi ATM tersebut.

“Setelah itu, datang Ponidi (23) warga Taman Kintamani, Desa Jejalen Jaya, Kecamatan Tambun Utara yang melakukan transaksi di ATM tersebut. Setelah dimasukan ternyata kartu ATM tidak mau keluar. Tersangka HK kemudian masuk dan berpura-pura menolong dengan cara menyuruh memasukan PIN ATM. Hal itu dimanfaatkan oleh tersangka HK untuk mengingat PIN kartu ATM milik korban,” ungkap Bobby kepada wartawan, Jumat (21/10/2016).

Kemudian, lanjut Bobby, saat Ponidi pergi meninggalkan kartu ATM yang tertelan, rekan tersangka HK yaitu FJR (DPO) masuk ruang ATM untuk mengambil ganjalan gate card, kemudian memasukan PIN kartu ATM milik korban yang diingat oleh HK. FJR pun melakukan transaksi penarikan uang tunai sebesar Rp. 600.000,-.

“Setelah melakukan aksi, keduanya tertangkap basah oleh Ponidi yang tiba-tiba kembali ke mesin ATM. Dia pun langsung berteriak minta tolong hingga akhirnya tersangka HK berhasil diamankan oleh pihak security, sementara satu tersangka lainnya, FJR berhasil melarikan diri,” tambahnya.

“Saat ini pelaku tetap diproses dan selanjutnya masih kita kembangkan untuk mencari pelaku lainnya. Pelaku dikenakan pasal pencurian dan diancam hukuman maksimal 5 tahun penjara,” tutupnya. [SEP]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here