Penipuan
Wakapolresta Bekasi AKBP Sony Mulvianto, menggelar konferensi pers terkait peristiwa penangkapan pelaku tindak pidana penggelapan uang setoran calon jamaah haji. Foto: Sepri Parulian/Suara Bekasi Online.

SUARA BEKASI ONLINE, Cikarang Utara: Jajaran Polresta Bekasi berhasil menangkap pelaku tindak pidana penggelapan yang tertuang pada pasal 372 KUHP, Selasa (16/8/2016).

Wakapolresta Bekasi, AKBP Sony Mulvianto, mengatakan peristiwa penangkapan itu bermula ketika korban yang merupakan pengurus KBIH Al-Manafiah mendapat penyetoran uang milik 19 orang calon jamaah haji.

Namun, karena sesuatu hal korban menyuruh anaknya untuk menyetorkan uang pelunasan tersebut ke Bank Syariah Mandiri. Akan tetapi, saat itu anak korban menyuruh suaminya untuk menyetorkan uang tersebut.

“Saat itu, suami dari anak korban yang disuruh menyetorkan uang ke Bank Syariah Mandiri, namun saat perjalanan ke Bank, pelaku bilang kalau saat itu Bank sudah tutup karena kesorean dan mengusulkan untuk memasukkan uang tersebut ke rekening milik tersangka di Bank Mandiri,” beber AKBP Sony Mulvianto kepada wartawan, Selasa (16/8).

Akhirnya, lanjut dia, uang sejumlah Rp215 juta tersebut dikirim ke rekening pelaku, saat uang milik calon jamaah haji tersebut dalam kekuasaannya, pelaku menyalahgunakan uang tersebut untuk berfoya-foya.

“Uang tersebut dipergunakan pelaku untuk foya-foya di tempat hiburan di Gajah Mada dan Hayam Wuruk di Jakarta,” kata dia.

Dari kejadian tersebut, Polisi mengamankan barang bukti 13 lembar kwitansi haji dan umroh warna merah, 15 bendel foto copy setoran BPIH, satu lembar daftar jemaah haji 2014 yang melakukan pelunasan NIIP Via KBIH, satu lembar aplikasi setoran Bank Mandiri atas nama Awaludin, satu bendel rekening koran Bank Mandiri milik Awaludin, dan satu buah ATM Bank Mandiri. [SEP]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here