Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi, Holilah Eka Supria Atmaja saat memberikan sambutan dalam acara launching Posyandu Remaja, di Desa Telaga Murni, Cikarang Barat, Ahad (8/3/2020). Foto: Humaspro.

SUARABEKASI.id, Cikarang Barat: Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi, Holilah Eka Supria Atmaja didampingi Ketua Bhayangkari Polres Metro Bekasi, Risa Hendra Gunawan, beserta unsur Muspika Kabupaten Bekasi menghadiri sekaligus me-launching Posyandu Remaja, di Desa Telaga Murni RW 05, Cikarang Barat, Ahad (8/3/2020).

Kegiatan tersebut merupakan bagian upaya kesehatan berbasis masyarakat dengan tujuan memantau kesehatan remaja dengan melibatkan remaja itu sendiri serta meningkatkan pelayanan kesehatan yang peduli remaja.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi, Holilah Eka Supria Atmaja mengatakan posyandu adalah wadah pemeliharaan kesehatan yang dilakukan dari, oleh, dan untuk masyarakat yang dibimbing oleh petugas terkait.

Posyandu remaja juga merupakan tempat untuk memberikan informasi kesehatan maupun informasi penting lainnya kepada remaja secara rutin setiap bulannya.

Holilah juga berharap, dengan adanya posyandu remaja ini selain sebagai wadah konsultasi juga bisa sebagai tempat untuk menimba ilmu tentang kesehatan remaja.

Mengingat, anak-anak usia remaja rentan mengalami depresi hingga berujung pada gangguan kejiwaan.

“Saya berharap agar para remaja yang telah bergabung dalam posyandu ini benar-benar selalu aktif dalam mengikuti kegiatan remaja ini, karena ini adalah kegiatan yang positif bagi remaja agar nantinya tidak terjerumus ke hal-hal negatif atau bisa merusak masa depan,” tuturnya.

Fose bersama Ketua Tim Penggerak Pkk Kabupaten Bekasi, Holilah Eka Supria Atmaja didampingi Ketua Bhayangkari Polres Metro Bekasi, Risa Hendra Gunawan, beserta unsur Muspika Kecamatan Cikarang Barat, Ahad (8/3/2020). Foto: Humaspro.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Supriadinata mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Bekasi selalu mendorong kepada Puskesmas/masyarakat untuk mengadakan posyandu remaja.

Ia menjelaskan, jika posyandu remaja dimulai dari balita, anak-anak sampai umur 18 tahun.

“Saya berharap agar posyandu remaja ini dapat berjalan dengan baik dan dapat menjalankan tujuan utamanya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan yang peduli remaja,” ujarnya.

Ia menambahkan, tujuan pembentukan posyandu remaja yakni memberikan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja, memberikan pengetahuan pentingnya pendidikan kesehatan reproduksi, serta menciptakan wadah generasi muda di Desa Telaga Murni, khususnya RW. 05 sebagai wadah pembinaan dan memahami pentingnya gaya hidup sehat.

“Posyandu remaja ini selain untuk mencegah anemia, juga sebagai pembejaran tentang reproduksi remaja, mencegah stunting, serta mempersiapkan remaja berkeluarga dan untuk generasi yang sehat,” ungkapnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi saat meninjau langsung Masyarakat Pecinta Lingkungan Asri (Mapela), KBA Telaga Murni RW. 05, dan Sentra Tanaman Obat Keluarga (Toga), Ahad (8/3/2020). Foto: Humaspro.

Dalam kesempatan yang sama, RW. 05 Desa Telaga Murni, Rodian juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang terlibat, sehingga Desa Telaga Murni RW. 05 dapat menerapkan pelayanan remaja dengan mengacu pada standar pelayanan nasional, sekaligus me-launching posyandu remaja.

“Saya sangat berharap semangat masyarakat bisa ditangkap oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi, sehingga apa yang menjadi harapan kita ke depan yaitu menciptakan masyarakat yang sehat, cerdas dan mandiri bisa terwujud secara cepat, tepat, dan baik,” tandasnya

Di akhir acara, Ketua Tim Penggerak PKK beserta undangan yang hadir meninjau langsung simulasi pelayanan Posyandu Remaja serta meninjau tanaman hidroponik, budidaya ikan lele, bank sampah, Masyarakat Pecinta Lingkungan Asri (Mapela), KBA Telaga Murni RW. 05, Sentra Tanaman Obat Keluarga (Toga) yang merupakan binaan dari PT. Yutaka dan PT. Astra. [RYN/HUM]

Tinggalkan Balasan