Pj Bupati Bekasi, H. Dani Ramdan, saat memberikan semangat kepada Kafilah Kabupaten Bekasi yang mengikuti STQH XVII, di Bale Asri, Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Kota Bandung, Ahad (29/08/21). Foto: Prokopim.

SUARABEKASI.ID, Bandung: Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan, memberikan semangat dan dukungan secara langsung kepada Kafilah Kabupaten Bekasi yang mengikuti Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) XVII Tingkat Provinsi Jawa Barat yang digelar di Bale Asri, Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Kota Bandung, Ahad (29/08/21).

STQH XVII yang digelar pada 25-30 Agustus 2021 itu, Kabupaten Bekasi mengirimkan 20 orang Kafilah yang mengikuti 10 cabang yang dilombakan.

Dani Ramdan memberikan apresiasi kepada panitia STQH XVII karena berhasil menyelenggarakan kegiatan tersebut meskipun sedang dalam kondisi pandemi.

“Kami mengucapkan terima kasih atas penyelenggaraan dan pelayanannya yang baik. Meskipun masih pandemi, kegiatan ini dapat berjalan lancar, dengan berbagai macam upaya adaptasi, serta pemanfaatan teknologi inovasi dan komunikasi,” kata Dani kepada wartawan usai mengunjungi para Kafilah, di Pusdai Kota Bandung, Ahad (29/08/21).

Ia berharap, kegiatan STQH XVII ini dapat memberikan manfaat untuk masyarakat dan memperkuat mental keagamaan dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Disamping untuk memperbanyak bibit Qori-Qoriah dan para Hafizh-Hafizhah, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat mental masyarakat dalam menghadapi pandemi,” ujarnya.

Baca juga: Di Tengah Pandemi, Kabupaten Bekasi Raih Peringkat Kelima MTQ Tingkat Jabar

Penyelenggaraan STQH XVII Tingkat Jawa Barat Tahun 2021 dibuka secara resmi oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, pada Rabu (25/08/21) di Pusdai Bandung.

“Sesuai dengan Visi Misi Jabar, STQH ini adalah jawaban lahir dan batin. Kami menitipkan tujuan utama menjadikan Jabar sebagai provinsi yang Qurani,” kata Kang Emil.

Ridwan Kamil juga berpesan agar STQH menjadi semangat untuk mencintai dan memahami Al-Quran dan Hadits.

“Saya berharap pada STQH Nasional yang akan dilaksanakan pada Oktober 2021 dan MTQ Nasional pada tahun 2022 Jawa Barat dapat meraih Juara Umum,” tandasnya.

Lebih jauh pria yang karib disapa Kang Emil ini mengungkapkan, dengan segala potensi Jabar juara, terbukti pada STQH di Padang tahun lalu, Jabar meraih juara umum 3.

Dan diharapkan pada STQH di Maluku tahun ini, Kafilah Jabar meraih juara umum, dan berlanjut menjadi juara umum di MTQ Tingkat Nasional tahun depan.

“Kondisi pandemi ada nilai positif di kehidupan beragama kita, saya mencatat, saat ini ada peningkatan orang mengaji melalui online, dibanding sebelum pandemi. Tentunya hal ini harus disikapi, warga sudah mulai sadar dan ingin mengaji lebih baik lagi,” pungkasnya.

STQH XVII Jabar di Gelar Hybrid dan Offline

Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) XVII tingkat Jawa Barat kembali digelar pada tanggal 25-30 Agustus 2021. Pelaksanaan STQH tahun ini dilaksanakan dengan pola hybrid dan offline, yang diikuti oleh 540 lebih Kafilah dari 27 Kota/Kabupaten se-Jawa Barat (Jabar).

Ketua LPTQ Jawa Barat, Dewi Sartika, mengungkapkan kondisi pandemi Covid-19 berdampak pada tertundanya pelaksanaan STQ, dan tahun ini baru bisa terlaksana pelaksanaannya dengan penerapan protokol kesehatan dan pemanfaatan virtual. STQ XVII memperlombakan 4 kategori, yaitu tilawah, tafidz, tafsir, dan hafalan hadits.

“Menimbang situasi, secara teknis STQH kali ini diselenggarakan di Pusdai dan di kantor LPTQ Jabar. Kita gelar secara hybrid kombinasi virtual dan tatap muka yang terbatas. Diharapkan event ini dapat memberikan rasa tenang, optimism, dan pesan harapan bagi masyarakat,” terang Dewi Sartika seraya memastikan Kafilah dari semua kategori lomba akan disaring untuk menghasilkan juara terbaik agar menjadi perwakilan Provinsi Jabar ke MTQ tingkat nasional pada Oktober mendatang di Maluku. [MAN/Prokopim]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here