Sekda Kabupaten Bekasi, H. Uju, saat memimpin rapat persiapan pelaksanaan Pilkades di Ruang Comand Center, Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Kamis (10/12/2020). Foto: Diskominfosantik.

SUARABEKASI.ID, Cikarang Pusat: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Uju, mengatakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bekasi yang seyogyanya dilaksanakan pada Ahad (13/12/2020) diundur menjadi Ahad (20/12/2020) mendatang.

“Ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) dari Mendagri untuk mengurangi dampak paparan Covid-19. Mendagri meminta persatu Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 500 Daftar Pemilihan Tetap (DPT) atau hak pilih,” ujar Uju kepada wartawan, di Cikarang, Kamis (10/12/2020).

Ia menjelaskan, sebelumnya diputuskan untuk tiap satu TPS memuat sekitar 1.000 DPT atau hak pilih untuk bisa memberikan hak suaranya.

Namun, lantaran dikhawatirkan akan terjadi lonjakan paparan Covid-19 pasca Pilkades, maka diputuskan dalam satu TPS itu memuat hanya 500 DPT atau hak pilih.

“Sebelumnya dalam Pilkades di 16 Desa, di 11 Kecamatan terdapat 235 TPS, kini ditambah menjadi 443 TPS dengan jumlah total hampir 233 ribu lebih DPT,” katanya.

Baca juga: Terkait Pilkades Serentak, DPMD dan Kemendagri Gelar Monev

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, Ida Farida, mengatakan untuk proses penambahan TPS tersebut akan berdampak pada penambahan personel dan pembiayaan.

“Karena dengan bertambahnya TPS, maka akan bertambah pembiayaannya. Selain itu, dengan adanya pertambahan personel juga perlu didukung dengan honor dan lain sebagainya. Insyaa Allah ini akan segera diselesaikan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi,” tandasnya. [RYN]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here