Miss Indonesia
Menteri Yohana beri pembekalan pada finalis Miss Indonesia 2015 (Foto: Feri/Okezone)

SUARA BEKASI, Jakarta: Masa karantina Miss Indonesia 2015 masih berlangsung. Kali ini, para finalis memiliki kesempatan untuk mendapat pembekalan dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise. Lalu, apa pesannya kepada mereka?

Dalam kesempatan ini, Menteri Yohana menjelaskan kepada 34 finalis Miss Indonesia mengenai kondisi perempuan dan anak di Indonesia saat ini. Menurutnya, masih banyak hal yang perlu dilakukan untuk menyejahterakan perempuan dan anak-anak Indonesia.

“Emansipasi wanita serta hak anak tetap diangkat dalam KPP-PA (Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak-red). Wanita harus bisa merasakan semua aspek pembangunan. Anak-anak pun perlu mendapat pendidikan usia dini, dan itu jangan disepelekan. Karena beberapa tahun ke depan, merekalah yang menghadapi masa depan,” jelas Yohana Yembise di Kantor KPP-PA, Jakarta Pusat, Kamis (12/2/2015).

Di akhir pembekalan, Yohana memaparkan pesan dan harapan kepada seluruh wanita cantik finalis Miss Indonesia 2015. “Tugas Miss Indonesia membawa nama baik Indonesia, berkontribusi dalam hal perilaku, karena itu merupakan kontribusi yang sangat baik jika bisa diteladani oleh Miss Indonesia,” paparnya.

Selain itu, menteri asal Papua ini juga berharap para finalis Miss Indonesia dapat berkepribadian baik, kreatif, inovatif, serta memiliki jiwa nasionalisme. Tidak lupa juga mereka diharapkan memiliki kemampuan intelektual, emosional, serta spiritual yang baik sehingga bisa menginspirasi kaum perempuan dan masyarakat.

“Saya harap para wanita cantik ini mampu menjadi inspirator dalam peningkatan sumber daya manusia dalam mensosialisasikan hak-hak anak dan perempuan,” imbuh Yohana.

Salah satu kontestan pun bertanya caranya bisa menjadi contoh bagi masyarakat. Langsung saja Yohana menjawab bahwa untuk menjadi teladan atau contoh bisa dimulai dari sendiri dan diterapkan di keluarga. Contohnya, memperlihatkan sikap yang baik terhadap keluarga dan menyenangkan hati orangtua.

“Kita mulai dari kita sendiri, lalu harus bisa menjadi teladan dan inspirasi terhadap banyak orang. Caranya dengan bersikap serta berperilaku yang harus diteladani perempuan-perempuan, terutama di usia kalian yang masih muda dan punya masa depan yang bagus,” ungkap Menteri Yohana. [MAN/OKE]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here