Perokok
Foto: ilustasi

JAKARTA РPeneliti Lembaga Demografi Universitas Indonesia (LDUI), Abdillah Ahsan mencatat, ada sebanyak 60 juta penduduk Indonesia menjadi perokok aktif dan 97 juta lainnya perokok pasif. Dengan jumlah tersebut, Indonesia menempati urutan kelima sebagai negara yang memiliki angka perokok tertinggi di dunia.

“Indonesia menjadi negara kelima, nomor satunya Tiongkok karena mereka penduduknya juga banyak,” papar Abdi saat dikonfirmasi Okezone, di Jakarta, Minggu (31/5/2015).

Dari angka tersebut, sebanyak 67 persennya adalah pecandu rokok berkelamin pria dan tercatat sekira empat juta perokok berusia 10-14 tahun.

Ia menampik kekhawatiran dampak yang akan ditimbulkan pada petani tembakau jika Indonesia meratifikasi Framework Convention on Tobacco Control (FCTC).

Merujuk pada negeri tirai bambu, meski menjadi negara yang memiliki jumlah perokok terbanyak, namun produksi pertembakauan di negeri Tiongkok tetap kuat.

“Tiongkok itu konsumsi, produksi, pekerja rokok terbesar dunia, tapi mereka ratifikasi FCTC, tidak masalah,” imbuhnya.

Sebab itu, ia mendesak pemerintah untuk segera mengaplikasikan peraturan internasional tersebut. Ia berharap generasi mendatang tidak menjadi perokok baru dan memilih untuk menghemat pengeluaran.

“Ya, harapannya segera diratifikasi FCTC, demi generasi mendatang,” pungkasnya.¬†(OKE/MSR)

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here