Tugu Pembatas Desa
GAPURA PEMBATAS: Gapura menjadi prioritas untuk memperjelas wajah Kabupaten Bekasi. Tampak gapura pembatas Desa Sukaindah Kecamatan Sukakarya dengan Desa Sukakerta Kecamatan Sukawangi yang terkesan tak terawat sehingga tidak terlihat jelas. FOTO: WISNU WIRIAN/SUARA BEKASI

SUARA BEKASI, Cikarang Pusat: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi segera menetapkan tapal batas yang bersingungan dengan beberapa kabupaten dan kota sembari menunggu hasil kajian lengkap dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Kabupaten Bekasi, Machpudin usai membahas tapal batas dengan wakil kecamatan se-Kabupaten Bekasi.

“Mengenai tapal batas sampai saat ini Pemerintahan Kabupaten Bekasi masih menunggu kajian resmi dari Kemendagri,” ujar Machpudin kepada Suara Bekasi, usai acara tersebut, Rabu (26/11).

Dikatakan Machpudin, persoalan tapal batas menjadi prioritas Pemkab Bekasi,? karena saat ini kondisi yang ada di lapangan sudah banyak perubahan seiring pesatnya pertumbuhan industri dan kawasan perumahan yang tersebar di beberapa wilayah Kabupaten Bekasi, sehingga diperlukan pendataan ulang atas tapal batas yang ada.

Selain tapal batas, kata dia, mengenai gapura pun menjadi prioritas untuk memperjelas wajah Kota Kabupaten Bekasi yang selama ini belum terpasang seperti di daerah lain.

Untuk pembangunan gapura, sambung Machpudin, akan dibangun melalui dana Corporate Social Responbility (CSR) PT. Pertamina dan untuk desain dan pembangunannya akan dikerjakan oleh Dinas Bangunan selaku bidang fisik.

“Tapal batas dan gapura menjadi prioritas utama dari Pemkab Bekasi, seiring tingginya pertumbuhan penduduk dan banyaknya kawasan industri dan pemukiman menjadi hal terpenting untuk diperjelas,” terangnya.

Machpudin menambahkan, Kabupaten Bekasi sebagai bagian dari Provinsi Jawa Barat tentunya ingin persoalan tapal batas dan gapura bisa selesai dengan cepat.

Ada satu wilayah yang bersentuhan langsung dengan DKI, maka dari itu dengan memperjelas tapal batas dan gapura akan lebih dingat dan tidak mudah diklaim oleh daerah lain.

“Kabupaten Bekasi sebagai barometernya perekonomian pusat dan Provinsi Jawa Barat tentunya sangat menginginkan di wilayahnya soal tapal dan gapura memberikan semangat kedaerahan sebagaimana yang dimiliki juga oleh daerah lain,” pungkasnya. [DED]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here