SUARA BEKASI ONLINE, Cikarang Pusat: Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di 44 puskesmas yang berada di Kabupaten Bekasi, saat ini telah menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) melalui Keputusan Bupati Bekasi Nomor 440/Kep.83-DINKES/2019.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Komisi IV DPRD Kabupaten yang merupakan mitra kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi. Melakukan kunjungan kerja ke DPRD Banjar dan Wonosobo terkait penerapan BLUD di daerahnya.

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Anden mengatakan kunjungan kerja ke dua daerah tersebut, dinilai tepat mengingat keberhasilan wilayahnya dalam penerapan BLUD.

“Dua wilayah tersebut telah berhasil menerapkan BLUD, kita harus belajar ke daerah tersebut, karena kan BLUD di Kabupaten Bekasi baru ditetapkan tanggal 11 Maret 2019 lalu,” beber politisi Partai Gerindra ini.

Dalam kunjungan tersebut, pihaknya memertanyakan soal tata kelola BLUD ditiap puskesmas, infrastruktur pendukung maupun dari sisi penganggaran. “Banyak yang kita bahas, terutama soal sistem dan penerapannya gimana,” singkatnya.

Untuk itu, dalam waktu dekat ini, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi akan memanggil Dinas Kesehatan untuk duduk bersama supaya tidak terjadi kesalahan dalam mengimplementasikan BLUD di Kabupaten Bekasi.

“Meski kita sudah ditetapkan BLUD, tapi kan harus siap secara infrastruktur, kemudian sistem penganggarannya seperti apa, apakah bagian keuangan sampai dengan pimpinan puskesmas sudah memahamin aturan sendiri tentang BLUD, untuk itu kita ajak mereka duduk bareng, supaya singkron semuanya,” tandasnya.

Perlu diketahui, kata dia, dengan penerapan BLUD di puskesmas di Kabupaten Bekasi maka dalam perencanaan menjadi tepat sasaran atau sesuai kebutuhan, kemudian dapat memicu peningkatan performance dan secara umum pada pelaksana keuangan segera bisa direalisasikan lebih praktis.

“BLUD ini kita diuntungkan, karena dengan BLUD ini semua pelayanan kesehatan bisa lebih cepat, karena bila ada kekurangan obat di puskesmas tidak perlu tunggu lelang langsung bisa diproses,” tandasnya. [RYN]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here