Serah terima bantuan kendaraan dari PT. MMKI kepada Bupati Bekasi yang diberikan kepada SMKN 1 Cikarang Selatan, Kamis (3/10/2019). Foto: Humas Pemda Kabupaten Bekasi.

SUARA BEKASI ONLINE, Cikarang Selatan: Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menghadiri acara penyerahan bantuan kendaraan yang diberikan kepada SMKN 1 Cikarang Selatan oleh Mitsubishi Motor Krama Yudha lndonesia (MMKI), Kamis (3/10/2019).

Bantuan tersebut merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR), yakni sebagai bukti konsistensi MMKI untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya bagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), agar dapat digunakan sebagai alat praktik bagi siswa SMK yang mengambil bidang kekhususan otomotif.

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengucapkan terima kasih kepada PT. MMKI yang telah memberikan bantuan berupa 3 unit mobil untuk 3 sekolah di Kabupaten Bekasi, yakni SMKN 1 Cikarang Selatan, SMK Bina Prestasi di Tambun, dan SMK Binamitra di Cikarang Timur yang sebelumnya telah berpartisipasi dalam kegiatan MMKl Development Program di tahun 2017.

“Tentunya saya berharap pemberian CSR ini dapat bermanfaat bagi para siswa, sehingga nantinya bisa menghasilkan siswa-siswa yang unggul yang nantinya setelah lulus memiliki skill dan kemampuan di bidang otomotif,” jelasnya.

Menurutnya, CSR yang diberikan  dapat menunjang program Pemerintah Daerah dalam mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, serta berperan dalam meningkatkan kecerdasan terkait pendidikan.

Sementara itu, Kepala SMKN Cikarang Selatan, Hoyadi, mengucapkan terimakasih kepada PT. MMKI yang terus berupaya untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat melalui kegiatan CSR, salah satunya terkait pendidikan sebagai bukti kepedulian perusahaan terhadap pendidikan di Indonesia.

Hoyadi menjelaskan, MMKl Development Program dimulai pada 2017 melalui kegiatan 1-Day Seminar yang diikuti oleh 550 pelajar SMK dan 12-Days Training dengan peserta sejumlah 55 orang dari SMK di Wilayah Kabupaten Bekasi.

Tahun 2018, kata Hoyadi,  jumlah peserta meningkat menjadi 1.025 peserta untuk 1-Day Seminar dan 110 pelajar untuk 12-Days Training untuk Wilayah Jawa Barat. Ptahun 2019, dua kegiatan ini akan merambah ke wilayah baru di Jawa Tengah.

“Sekolah kami menyambut baik keterlibatan perusahaan dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Sinergi antara dunia pendidikan dan industri penting untuk terus dilakukan agar pendidikan dapat mengikuti perkembangan yang terjadi pada industri,” pungkasnya. [SBO]

Tinggalkan Balasan