Musrenbang
MUSRENBANG: Pemerintah Kabupaten Bekasi gelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk mensinergikan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di lantai IV Ruang KH. Noer Alie, Cikarang Pusat, Kamis (12/3/2015). FOTO: DIKA/SUARA BEKASI

SUARA BEKASI, Cikarang Pusat: Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi sedang gencar-gencarnya melakukan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang)   untuk mensinergikan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sementara, rencana pembangunan di Kabupaten Bekasi masih tetap seperti tahun lalu.

“Kami tetap prioritaskan Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) karena butuh. Sekolah-sekolah yang sudah ada saya minta dua lantai ke depan, serta infrakstruktur jalan penghubung antar desa bagus,” ujar Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin kepada wartawan, usai menghadiri Musrenbang, di lantai IV Ruang KH. Noer Alie, Cikarang Pusat, Kamis (12/3/2015).

Bupati Neneng mengatakan, sangat penting peningkatan infrakstruktur jalan antar desa yang masih banyak perlu diperbaiki.

Tahun lalu, kata dia, peningkatan infrastruktur jalan di Daerah Pemilihan (Dapil) V sudah dilaksanakan, kemungkinan tahun ini yang menjadi prioritas berada di Dapil I dan IV.

“Kami sedang fokus pada jalan antar desa di Dapil I dan Dapil IV. Dapil V tahun ini diharapkan sudah selesai,” ucapnya.

Masih kata Neneng, tahun depan mudah-mudahan Kabupaten Bekasi mendapat bantuan dari Pemerintah Pusat untuk pembangunan underpass dan flyover.

Di Kabupaten Bekasi sangat mendesak sekali keberadaan underpass dan flyover, guna mengurangi kemacetan yang ada pada saat jam sibuk kerja maupun pulang kerja.

“Ya mudah-mudahan tahun depan, Pemda bekasi dapat bantuan dari Pemerintah Pusat untuk pembangunan underpass dan flyover,” tuturnya.

Terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) yang banyak tidak diserap oleh setiap OPD, Neneng menuturkan bahwa nilai harga satuan yang ditetapkan terlalu sangat kecil. Bahkan sangat minim serta tidak bisa dilakukan oleh OPD.

“DAK menjadi urusan pusat, tidak bisa berbuat banyak. Harga satuannya tidak sampai, kalau dipaksain menjadi masalah lagi jika duitnya kurang,” pungkasnya. [DIK]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here