TMMD Ke-97
Pangdam Jaya Mayor Jenderal Teddy Laksamana memimpin apel penutupan kegiatan TMMD ke-97 tahun 2016 di Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar), Rabu (19/10/2016). Foto: Sepri Parulian/Suara Bekasi Online.

SUARA BEKASI ONLINE, Cibarusah: Panglima Kodam (Pangdam) Jaya, Mayor Jenderal Teddy Laksamana, secara resmi menutup kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-97 tahun 2016 di Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar), Rabu (19/10/2016).

Dalam sambutannya, Pangdam mengatakan program TMMD menyelesaikan sebanyak 165 sasaran fisik, berupa pembangunan dan perbaikan infrastruktur yang tersebar di berbagai wilayah Kodam di seluruh Indonesia.

Pembangunan dan perbaikan tersebut di antaranya adalah membangun sarana transportasi berupa pembangunan jalan baru, peningkatan jalan, betonisasi jalan, semenisasi serta penimbunan pelebaran dan pengerasan jalan.

“Selain itu TMMD tahun ini juga melaksanakan pembangunan infrastruktur lainnya yaitu pembuatan rehab jembatan, pembuatan tanggul, gorong-gorong, pembangunan halte, pembuatan pos kamling, pembuatan sarana olahraga, serta renovasi dan pembangunan rumah ibadah, sekolah termasuk juga pembangunan sarana sanitasi dan pusat-pusat kegiatan masyarakat,” kata Pangdam Jaya kepada sejumlah awak media, di Cibarusah, Rabu (19/10/2016).

Ia menjelaskan, di samping sasaran fisik, di TMMD juga melakukan kegiatan non fisik berupa penyuluhan kepada masyarakat tentang bela negara dan ketahanan nasional. Di mana pembangunan non fisik ini sangat dibutuhkan dalam rangka memelihara dan memperkokoh jiwa serta semangat nasionalisme masyarakat.

“Kegiatan non fisik di TMMD sangat dibutuhkan dalam menangkal berbagai ancaman disintegrasi bangsa yang dilancarkan melalui proxy war berupa maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba, bahaya terorisme, meningkatnya aksi kriminalitas secara kualitas dan kuantitas serta isu bangkitnya kembali komunis. Oleh karena itu TMMD ini adalah salah satu upaya TNI AD dalam memperkuat dan memberdayakan ketahanan masyarakat sebagai potensi kekuatan wilayah,” ungkapnya.

Pangdam menambahkan, apabila dalam pelaksanaan TMMD ke-97 ini terdapat tutur kata dan tingkah laku para prajurit TNI yang tidak berkenan di hati masyarakat baik sengaja maupun tidak sengaja dirinya sebagai Pangdam Jaya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. [SEP]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here