Oneng Sidak BPJS
SIDAK BPJS CIKARANG: Anggota Komisi IX DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka, saat sidak ke Kantor BPJS Ketenagakerjaan di Jalan Kihajar Dewantara No.12 Kawasan Industri Jababeka Cikarang Utara Kabupaten Bekasi, Jumat (13/3/2015). FOTO: WISNU WIRIYAN/SUARA BEKASI

SUARA BEKASI, Cikarang Utara: Untuk mendorong dan mensosialisasikan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Bekasi, anggota Komisi IX DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka, melakukan insveksi mendadak (sidak) ke Kantor BPJS Ketenagakerjaan di Jalan Kihajar Dewantara No.12 Kawasan Industri Jababeka Cikarang Utara Kabupaten Bekasi, Jumat (13/3/2015).

“Saya datang ke sini yang pertama adalah ini kawasan terbesar se-Asia Tenggara, karena juga di Cikarang ini ada satu kantor BPJS Ketenagakerjaan,” ujar wanita yang akrab disapa Oneng ini kepada sejumlah awak media, usai sidak.

Kalau melihat potensi yang ada di Kabupaten Bekasi, menurut Oneng, jumlah tenaga kerja formal, di luar tenaga kerja informal, ada sekira satu juta tenaga kerja. Akan tetapi, kata dia, yang baru masuk BPJS Ketenagakerjaan baru 260 ribu.

“Kurang lebih potensi 500 ribu orang yang belum terdaftar, yang jelas ini bukan hal yang baik dan harus diperbaiki bersama,” katanya.

Politisi PDIP ini membeberkan, BPJS Ketenagakerjaan tidak bisa bekerja sendiri namun perlu ada peran aktif dari Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementerian Tenaga Kerja dan Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi.

Begitu juga dengan keberadaan tenaga kerja asing, yang baru terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan sekira 367 orang.

“Ini menjadi PR kita bersama yang kita uber rame-rame. Tetapi hari ini adalah hal yang luar biasa bagaimana BPJS Ketenagakerjaan bekerja,” paparnya.

Masih menurutnya, dirinya memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi atas respon masyarakatnya untuk beberapa proses BPJS.

Kendati demikian, menurutnya, pihaknya akan terus berupaya membantu memperjuangkan kepentingan masyarakat, seperti adanya kasus kecelakaan kerja dan kematian.

“Intinya adalah kita berhasil memperjuangkan dan bantuan teman-teman di Cikarang ini untuk jaminan kecelakaan kerja dan kasus kematian. Sehingga mendapatkan santunan Rp 163 juta, yang hari ini juga diserahkan kepada pihak waris,” paparnya.

Oneng menambahkan, pihaknya berjanji akan terus memperjuangkan BPJS Ketenagakerjaan di Senayan.

Dirinya juga melihat masih banyak kekurangan yang ada di kantor BPJS Ketenagakerjaan Cikarang. Oleh karenanya, kata dia, dirinya akan membantu segala kekurangan yang ada.

“Ya saya akan membantu segala kekurangannya kepada pemerintah. Kedepannya, saya berharap semua pekerja terbantu oleh program BPJS,” pungkasnya. [MAN]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here