Novi Diana
Anggota Kesenian Ludruk Jakarta (KLJ), Novi Diana. Foto: K. Supardi/Suara Bekasi Online.

SUARA BEKASI ONLINE, Jakarta: Anggota Kesenian Ludruk Jakarta (KLJ), Novi Diana, mengutarakan esensi makna Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober adalah sebagai tonggak kebangkitan bagi para pemuda. 

“Saya sebagai salah satu pemuda Indonesia berkeinginan turut serta mengisi pembangunan dalam kebudayaan bangsa Indonesia, yang salah satunya yang saya pentaskan malam ini,” kata Novi Diana usai mengisi acara Ludruk Kesenian Tradisional Jawa Timur, di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Sabtu (29/10/2016).

Ia menilai, kebudayaan Indonesia ini harus dijaga dan diperkenalkan kepada segenap kawula muda Indonesia, sehingga yang muda dapat terus berjuang dan berkarya.

“Karena kalau bukan kita yang peduli dan mempertahankan sopo maneh rek? Jangan sampai negara lain yang nanti malah mengakuinya,” tukas Diana yang juga pemilik Yayasan Dian Abadi Jaya.

Ketika disinggung mengenai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berada di luar negeri, dirinya mengharapkan peran serta dan perhatian Pemerintah terhadap tenaga kerja Indonesia.

“Di Pemerintahan Jokowi, saya sangat senang karena Pemerintah begitu peduli serta memperhatikan TKI. Karena toh mereka juga berjuang dan turut mendatangkan devisa,” ujar ibu muda yang memiliki agen penyalur pembantu rumah tangga dan baby sitter khusus domestik ini.

Wanita kelahiran Banyuwangi ini menambahkan, TKI harus dibekali keterampilan yang cukup serta mesti ada kejelasan perusahaan yang memberangkatkannya. [MAN]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here