Beranda Berita Utama Melongok Sumur Pengantin di Sukakarya, Dipercaya Bawa Aura Positif

Melongok Sumur Pengantin di Sukakarya, Dipercaya Bawa Aura Positif

0
Tampak seorang pria usai berziarah dan membasuh wajahnya di Sumur Pengantin, di Kampung Melintang, Desa Sukakarya, Jumat (13/12/2019). Foto: Rio Febriana/suarabekasi.id

 

“Spiritual bagi seseorang yang memercayainya adalah bumbu kehidupan. Banyak orang yang memercayai hal tersebut dan banyak juga yang tidak memercayainya. Namun, hal tersebut berjalan pada relnya masing-masing”.

Laporan: RIO FEBRIANA, SUKAKARYA

_____________________________________________

MERUJUK pada hal spiritual, Sumur Pengantin yang terletak di Kampung Melintang, Desa Sukakarya Kecamatan Sukakarya Kabupaten Bekasi ini juga dipercaya menumbuhkan aura positif setelah mandi di sumur tersebut.

Setiap waktu ada saja yang keluar masuk di kamar mandi berukuran 3×5 meter itu.

“Memang sumur ini untuk menambah aura positif, air yang jernih dapat membersihkan badan sudah pasti akan menambah kebugaran seseorang. Jika ada hawa spiritual, mungkin tergantung dari niat si pemandi di sini. Tapi syukur-syukur mereka yang mandi di sini tidak lepas dari koridor agama. Karena jika demikian musyrik yang ada,” papar penunggu (kuncen) pemandian Sumur Pengantin, Rohim, Jumat (13/12/2019).

Rohim menuturkan, pemandangan di sumur pengantin sekarang beda dengan dahulu. Karena, semakin banyak orang yang berkunjung dan banyak juga yang mereka reka-reka.

Kata dia, menyelimuti pohon dengan kain kafan juga tamu-tamu di sini yang membuatnya. Namun, dirinya sudah menegur tapi tidak digubris.

“Syirik dalam Islam bukan hanya membuat kita berdosa besar, lebih dari itu, dosa syirik bisa menggantikan isi hati kita bukan kepada Allah yang diperintahkan pada hawa nafsu atau sesembahan lain selain dari Allah,” kata Rohim juga.

Gedung dan Mushalla di situ, kata Rohim, juga inisiatif tamu-tamu. Hal ini menjadi penyeimbang karena dibangunnya rumah ibadah.

“Tentu saja, di dunia ini tidak ada yang ingin mendapatkan kedukaan kelak di akhirat dengan seberat-beratnya dosa. Sementara manfaat beriman untuk Allah SWT dan juga manfaat tawaqal tentu saja kembalinya adalah untuk manusia lagi. Maka itu, hindarilah perbuatan syirik, menduakan Allah, dan mengambil kehidupan kita bukan pada Allah. Karena satu-satunya Tuhan hanya Allah yang pantas disembah dan menjadi tempat yang layak pertolongan,” pungkas dia. [Bersambung]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini