Masyarakat
Masyarakat harus dilibatkan dalam pengembangan perguruan tinggi untuk menghasilkan generasi dengna daya saing tinggi. (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA – Akhir 2015, kita akan dihadapkan pada Era ASEAN Community. Guna menghasilkan generasi yang bisa memiliki daya saing, sebuah perguruan tinggi harus melakukan pengembangan. Pengembangan itu sendiri juga harus melibatkan masyarakat untuk bisa meningkatkan pendidikan yang lebih baik ke depannya.

“Selama ini kita berpikir inovasi yang dihilirkan selalu berbicara teknologi. Padahal, aspek social value ini mempunyai kekuatan untuk menggulirkan aspek teknologi tersebut,” ungkap Rektor Universitas Padjajaran, Prof. Tri Hanggono Achmad, seperti dikutip dari laman Unpad, Selasa(26/5/2015).

Karena itulah, menurut Kepala Pusat Pengkajian Pengembangan Kebijakan Kawasan Asia Pasifik dan Afrika Kemenlu RI, Drs Mohamad Hery Saripudin, MA, perguruan tinggi tidak hanya merespons. Namun, perguruan tinggi harus memberi gagasannya yang bisa diimplementasikan secara nyata.

Kalangan civitas akademika punya peranan yang penting dalam pengembangan di berbagai kebijakan, khususnya mengenai kesiapan Indonesia dalam menghadapi ASEAN.

Sementara itu, dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjajaran Nury Effendi, SE, MA, PhD menambahkan bahwa meskipun merespons mengenai globalisasi, kita harus tetap menjunjung budaya lokal. (oke/afr)

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here