Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Slamet Supriyadi (kiri) dan Sekretaris Dinas PUPR Iman Nugraha, saat memimpin Rapat Penyusunan Rencana Umum Pengadaan (RUP) Tahun Anggaran 2019, di Hotel Ayola, Lippo Cikarang, Cikarang Selatan, Rabu (23/1/2019). Foto: K. Supardi-suarabekasi.id

SUARA BEKASI ONLINE, Cikarang Pusat: Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi siap menggelontorkan anggaran sebesar Rp 700 miliar untuk pembangunan tahun 2019. Anggaran tersebut untuk sejumlah pekerjaan infrastruktur seperti sekolah, jembatan, drainase dan jalan.

Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha, mengatakan pembangunan infrastruktur tersebut proses lelangnya akan mulai dilakukan pada awal Maret 2019, dan rencana lelangnya akan dilakukan secara bertahap berdasarkan skala prioritas.

“Kita perkirakan awal Maret 2019 lelang sudah mulai dilakukan, dan kita akan mendahulukan yang urgent,” ujar Iman Nugraha dihubungi via telepon selular, Jumat (22/2/2019).

Baca juga: Dijatah Rp 699 Miliar, Dinas PUPR Fokus Bangun Infrastruktur Sekolah

Iman membeberkan, pada tahap pertama ini kegiatan yang dilelang merupakan pekerjaan yang anggarannya minimal Rp 9 miliar, dan kegiatannya ada sekitar10 peket.

Sementara, untuk tahap kedua lelangnya akan dilakukan pada awal April hingga awal Mei 2019, sehingga diharapkan pada Mei 2019 kegiatan sudah mulai dilaksanakan oleh pihak ketiga.

“Diharapkan pada Mei 2019 sejumlah proyek pembangunan infrastruktur itu sudah bisa dilaksanakan, sehingga masyarakat bisa menikmati pembangunan,” ungkapnya.

Menurutnya, anggaran yang mencapai Rp700 miliar tersebut terbagi atas ratusan paket pekerjaan.

Namun, ada tiga kegiatan yang dikatagorikan besar, yaitu lanjutan Pembangunan Jembatan Pantai Bhakti sekitar Rp 47 miliar, Penanganan Longsor Badan Jalan Ruas Karang Satria Tambun Utara sebesar Rp 10 miliar, dan Lanjutan Pembangunan Jembatan Rengas Dengklok anggarannya sekitar Rp 27 miliar.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Eka Supriatmaja meninjau jalan antar kecamatan yang amblas di Jalan Karang Satria, Kampung Karang Congok. Foto: Humas Pemkab Bekasi/Suara Bekasi Online
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, didampingi Camat Tambun Utara Dodo Hendra Rosika meninjau jalan antar kecamatan yang amblas di Jalan Karang Satria, Kampung Karang Congok Tambun Utara. Foto: Humas Pemkab Bekasi.

Dinas PUPR juga akan membangun sejumlah trotoar yang dirancang ramah bagi penyandang disabilitas. Pada 2019 ini, telah dialokasikan anggaran sekitar Rp 19,8 miliar untuk pembangunan jalan dan trotoar di lima titik wilayah Kabupaten Bekasi.

“Ada tiga pekerjaan katagori besar yang anggarannya mencapai Rp 84 miliar, sementara untuk pembangunan trotoar yang ramah bagi penyandang disabilitas sebesar Rp 19,8 miliar,” kata Iman.

Baca juga: Jalan Amblas Karang Satria, Pemkab Bekasi Siap Guyur Rp 10 Miliar

Masih menurutnya, untuk pembangunan sejumlah sarana pendidikan yang tersebar di Kabupaten Bekasi, Dinas PUPR mengalokasikan anggaran sebesar Rp 299 miliar.

Jumlah tersebut sudah menjadi komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) untuk memperbaiki sekolah secara masal, meskipun tidak seluruhnya bisa diperbaiki lantaran jumlah sekolah yang rusak di Kabupaten Bekasi mencapai 5.696 ruang kelas.

Lebih jauh Iman menjelaskan, berdasarkan rencana pembangunan, anggaran tersebut dibagi atas beberapa kegiatan, di antaranya untuk pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) di dua lokasi dengan nilai Rp 30 miliar, kemudian Ruang Kelas Baru (RKB) di 39 lokasi dengan nilai Rp 86 miliar.

Sedangkan untuk kegiatan rehabilitasi atau pemeliharaan di 52 titik lokasi, nilai anggarannya mencapai Rp 127 Miliar.

“Untuk pembangunan sarana pendidikan telah dialokasikan anggaran sebesar Rp 299 miliar,” ungkapnya.

Baca juga: Horeee… Tahun Ini Jalan Tembus Babelan-Muaragembong Dibangun

Iman mengatakan, anggaran bagi pembangunan sarana pendidikan ini menjadi yang terbesar dari berbagai pembangunan infrastruktur lainnya, sehingga apabila dihitung dari keseluruhan anggaran di Dinas PUPR Kabupaten Bekasi paling besar untuk sekolah.

“Rp 299 miliar itu, sekitar 42 persennya dari anggaran yang ada untuk pembangunan di Dinas PUPR,” tukasnya.

Jika dihitung secara keseluruhan, tambah Iman, anggaran untuk pembangunan di Dinas PUPR yang berjumlah Rp 700 miliar itu sekitar 12 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi Tahun Anggaran 2019.

“APBD Kabupaten Bekasi 2019 itu kan Rp 5,8 triliun, sebanyak 12 persennya ada di pembangunan. Selain pendidikan, alokasi anggaran juga untuk jalan dan sumber daya air,” pungkas Iman. [RED]

Tinggalkan Balasan