Mahasiswa DLLAJ,Sekolah Tinggi Transportasi Darat, Cibitung
FOSE BERSAMA: Pleton 4 Angkatan 32 – DIII LLAJ saat fose bersama di depan Kampus Sekolah Tinggi Transportasi Darat, Jalan Raya Setu Cibuntu KM 3,5 (Cibitung), Bekasi, Jawa Barat. FOTO: ISTIMEWA.

SUARA BEKASI, Cikarang Barat: Sebanyak 29 mahasiswa dan mahasiswi Kelas 2C Angkatan 35 Jurusan Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD), lakukan Road Side Interview di tiga titik Cikarang.

Ketiga titik tersebut yakni, Jalan Raden Fatahilah Kalijaya (Cikarang Barat), Jalan Raya Lemahabang (Cikarang Utara) dan Jababeka.

Survey tersebut dilakukan untuk mengetahui pola perjalanan, seperti asal dan tujuan kendaraan serta volume kendaraan.

Ketua Regu 1 road side interview, Adusta Arga Aretusa, mengatakan, dari hasil survey tersebut bisa digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk rekayasa lalu lintas dan juga pemasangan rambu seperti traffic light.

“Ini untuk materi kuliah tata guna lahan. Survey ini untuk analisa data tujuan dan tingkat kepadatan. Dengan bantuan polisi, kita tadi wawancara pengguna jalan baik roda dua dan roda empat. Dari situ kita dapat data dari mana saja mereka dan akan ke mana,” jelas Adusta kepada wartawan, Senin (19/1).

Ditambahkannya, road side interview akan dilanjutkan pada pukul 13.00 WIB setelah tahap pertama pada pukul 08.00 WIB. Untuk sementara, dari data sudah bisa diketahui karakteristik lalu lintas pada jam-jam padat di peak pagi.

“Pagi ini sudah selesai kita lakukan road side interview, yaitu melakukan wawancara kepada setiap pengguna jalan, dan selanjutnya kita akan melakukan tindakan pada kemacetan yang terjadi di jalan ini,” ujarnya.

Terpisah, Kanit Dikyasa Polresta Bekasi Kabupaten, Ipda Agus Riyanto, mengatakan pihaknya memberi pengarahan kepada mahasiswa STTD pada saat melakukan road side interview.

Pihaknya diminta mendampingi untuk memberi pengarahan dan instruksi kepada para mahasiswa tersebut.

“Kita dari Satlantas membantu menghentikan kendaraan baik roda dua dan roda empat agar mereka bisa mewawancarai. Selain itu kita untuk keselamatan pribadi baik taruna maupun taruni,” jelasnya.

Ditambahkannya, pihaknya sebelumnya memberitahukan karakteristik lalu lintas di Jalan Raya Raden Fatahillah, Cikarang Barat, agar mahasiswa memamahi terlebih dahulu sebelumnya yang terjadi di jalan tersebut. Salah satunya adalah kemacetan yang terjadi pada jam-jam tertentu di jalan ini.

“Sebelumnya saya memberikan penjelasan tentang lalu lintas yang terjadi di Jalan Raden Fatahilah, dan selanjutnya mereka yang akan melakukan tugasnya sesuai dengan materi yang diberikan, saya hanya mendampingi saja di sini,” pungkasnya. [DIK]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here